AKBP Mariochristy: Hiduplah Sesuai Kemampuan

  • Whatsapp
KAPOLRES Tabanan, AKBP Mariochristy Panca Sakti Siregar. Foto: gap
KAPOLRES Tabanan, AKBP Mariochristy Panca Sakti Siregar. Foto: gap

TABANAN – Faktor ekonomi jadi salah satu alasan bagi Bripda Pande Mare Rai Merta Kusuma, ketika kemudian tersandung kasus yang mencoreng citra kepolisian. Fakta yang kemudian terungkap di balik aksi pencurian perhiasan emas di Pasar Tabanan, Bali, itu, adalah karena sang oknum polisi tersebut ternyata banyak utang!

Entah berapa banyak utangnya, dan kepada siapa dia berutang, sehingga gajinya sebagai polisi yang baru dilakoni sekitar dua tahun itu pun dirasa tak cukup. “Dari gajinya sebagai polisi selama ini ternyata sudah banyak potongan pinjaman,” ungkap Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy Panca Sakti Siregar, Senin (8/3/2021).

Bacaan Lainnya

Padahal, statusnya kini masih tercatat sebagai bujangan, alias belum berkeluarga. Lantas, untuk keperluan apa hingga membuatnya banyak utang dan terpaksa melakukan tindak pidana pencurian itu. Kini, selain harus berurusan dengan proses hukum dan sidang kode etik yang menunggu di depan mata, ulah sang oknum polisi tersebut pun viral di medsos.

Terkait kasus tersebut, Mariochristy pun menyampaikan pesan kepada seluruh jajaran Polres Tabanan, saat apel pagi kemarin. Dia mengingatkan anggotanya agar jangan sampai melakukan perbuatan yang bisa mencoreng citra kepolisian, apapun alasannya.

Baca juga :  Update Covid-19 di Bali: Pasien Sembuh 32, Positif 30, Meninggal Nihil

“Hiduplah sesuai kemampuan. Tak perlu berlebihan, apalagi sampai banyak utang. Sayangi diri dan keluarga, juga korps kita sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tandasnya. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.