Ada Lima Transmisi Lokal di Denpasar, Masyarakat Diminta Lebih Disiplin

  • Whatsapp
JUBIR Satgas Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. Foto: ist
JUBIR Satgas Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. Foto: ist

DENPASAR – Kasus Covid-19 di Kota Denpasar mengalami tren peningkatan. Berdasarkan data Senin (20/4/2020), jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar mencapai 32 orang. Dari jumlah itu, satu orang dinyatakan meninggal dunia.

Juru Bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi menjelaskan lebih rinci tentang persebaran kasus Covid-19 di Kota Denpasar. Dari 32 orang positif Covid-19 tersebut terdiri atas 12 orang yang memiliki riwayat mengunjungi negara terjangkit, 5 orang memiliki riwayat dari daerah terjangkit, 10 orang merupakan pekerja migran Indonesia (PMI), serta 5 orang lagi akibat transmisi lokal.

Bacaan Lainnya

“Kota Denpasar dinyatakan sebagai salah satu kota yang telah mengalami transmisi lokal, termasuk beberapa daerah lainnya di Bali. Artinya penularan terjadi akibat kontak dengan pasien yang sebelumnya positif dan terjadi di daerah yang sama sehingga masyarakat diimbau untuk lebih disiplin mengikuti arahan pemerintah, dan sekarang sekarang penggunaan masker wajib dilakukan,” ujarnya.

Dewa Rai menjelaskan, melihat persebaran kasus Covid-19 saat ini hendaknya tidak dianggap sepele oleh siapapun. Hal ini lantaran hampir sebagian besar daerah di Indonesia serta secara khusus seluruh kabupaten/kota di Bali telah terjangkit Covid-19. Dengan demikian semua pihak wajib meningkatkan kewaspadaan dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan.

Baca juga :  Pemerintah Bebaskan Bunga KUR bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

“Hampir semua daerah sudah terjangkit Covid-19. Jadi, jika kita mengunjungi salah satu daerah bisa saja kita tertular atau menularkan virus, namun belum ada gejala, dan ini bisa tergolong Orang Tanpa Gejala (OTG). Bahkan ada OTG yang langsung dinyatakan positif setelah dicek lab, jadi kita harus lebih waspada,” terangnya.

Dewa Rai juga mengatakan, seluruh komponen masyarakat memiliki peranan besar untuk memutus penyebaran Covid-19. “Mari bersama bergotong-royong memutus penyebaran Covid-19 ini dengan lebih disiplin mengikuti arahan pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan. Kalau memang tidak ada keperluan yang mendesak lebih baik tidak keluar rumah,” tutupnya. 026

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.