975 Nelayan di Buleleng Akan Dapat BLT BBM

KEPALA DKPP Buleleng, Gede Putra Aryana. Foto: rik

BULELENG – Masyarakat yang bekerja sebagai nelayan bakal mendapat bantuan langsung tunai (BLT) dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Buleleng.

Para nelayan itu termasuk masyarakat yang terdampak langsung kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Sebab selama ini nelayan mengandalkan BBM untuk bisa menggerakkan perahu untuk melaut.

Read More

Kepala DKPP Buleleng, Gede Putra Aryana, mengatakan, berdasarkan data yang ada, sebanyak 975 orang nelayan bakal mendapat BLT dari proses verifikasi dan validasi yang mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial. Itu sudah kami verifikasi dan validasi, jika yang bersangkutan belum tersentuh program lain,” kata Putra Aryana, Kamis (29/9/2022).

Selain mengacu pada DTKS, Putra Aryana memastikan masyarakat yang diberikan BLT belum tersentuh bantuan dan benar-benar bermatapencaharian sebagai nelayan. Hal itu dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka).

Terkait penyalurannya, para nelayan akan diarahkan untuk membuat rekening Bank BPD Bali. Nelayan tidak akan dipungut biaya saat pembuatan rekening. Rencananya, BLT dicairkan 3 kali mulai Oktober sampai dengan Desember 2022, dengan nominal Rp150 ribu setiap bulan.

“Mudah-mudahan nanti tidak ada perubahan data selama verivali sampai minggu ini, sehingga para penerima bisa dibuatkan SK untuk dapat dicairkan bantuannya bulan Oktober ini. Dengan bantuan ini, para nelayan dapat memanfaatkan untuk operasional pekerjaannya dan meningkatkan motivasi para nelayan untuk melaut,” pungkas Putra Aryana. rik

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.