395 KK di Desa Adat Saba Terima Bantuan Sembako

  • Whatsapp
PEMBAGIAN sembako di Desa Adat Saba. Foto: adi
PEMBAGIAN sembako di Desa Adat Saba. Foto: adi

GIANYAR – Dampak dari pandemi Covid-19, banyak karyawan yang dirumahkan. Untuk meringankan beban warga Desa Adat Saba, Blahbatuh, memberikan bantuan sembako kepada 395 KK adat. Hal itu diungkapkan Bendesa Adat Saba, I Gusti Ngurah Mahendradinata, Rabu (16/4/2020). 

Lebih lanjut dikatakanya, untuk menanggulangi dampak dari Covid-19, menggelar rapat prajuru dan Satgas Gotong Royong Covid-19. Dari hasil rapat, diputuskan untuk melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh wilayah Desa Adat Saba dan juga rumah warga. “Kita sudah melakukan penyemprotan di wilayah Desa Adat Saba, dan untuk rumah warga kita berikan bantuan disinfektan. Selain itu juga melakukan pogging untuk memgatasi demam berdarah,” ungkapnya.

Sementara sembako yang diberikan, berupa 25 kg beras, 1 kg minyak goreng dan 8 bungkus mie instan. ”Selain itu, juga memberikan masker untuk seluruh warga Desa Adat Saba,” jelasnya.

Baca juga :  Gunung Merapi Meletus dengan Tinggi Asap 5.000 Meter

Yang tidak kalah penting adalah memberikan imbauan kepada warga, agar selalu mencuci tangan  dengan sabun, tidak keluar rumah kalau tidak penting, jaga jarak dan tidak bersalaman. “Kita punya rekaman imbauan. Rekaman itu kita putar empat kali dalam sehari di balai Banjar,” jelasnya.

Ketua Satgas Gitong Royong Covid-19 Desa Adat Saba, I Gusti Ngurah Agung Jayanegara didampingi Sekretaris Tim, Made Kalam Yasa, mengatakan, untuk memberikan bantuan tersebut, selain menggunakan anggaran dari Desa Adat Saba, juga mendapatkan sumbangan dari beberapa donatur, seperti gerakan koperasi, pemilik usaha dan villa yang ada di Saba. “Dana yang terkumpul itulah kita gunakan untuk pengadaan sembako yang dibagikan ke warga,” jelasnya.

Baca juga :  Denpasar Tidak Ada Penambahan Kasus Covid-19, Seorang Pasien Sembuh

Untuk menghindari kerumunan, pembagian sembako juga diatur per tempek. “Kita atur pembagiannya, sehingga warga tidak ngumpul di balai Banjar. Kita bagi giliran per tempek, sesuai dengan imbaun pemerintah untuk menghindari kerumunan,” ujarnya. 011

banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 SMK BALI DEWATA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.