POSMERDEKA.COM, BANGLI – Tahun 2026 ini, dunia pendidikan di Kabupaten Bangli dihadapkan masalah kekurangan guru. Sebab, 108 guru jenjang SD dan SMP akan memasuki masa pensiun. Kepala Disdikpora Bangli, I Komang Pariarta, Minggu (1/2/2026) mengatakan, yang akan pensiun meliputi 20 kepala sekolah dan 88 guru. “Dengan banyaknya guru purnatugas, maka dipastikan kita akan kekurangan tenaga guru sesuai data WA yang dikirim,” katanya.
Lebih lanjut disebutkan, kebutuhan tenaga pendidik di Bangli mencapai 2.423 orang. Dengan kondisi kekurangan guru, tentu ini akan berpengaruh terhadap proses pendidikan di sekolah. Menyikapi persoalan tersebut, dia menyebut akan memberdayakan tenaga pengabdi dan PPPK paruh waktu yang ada. Pun akan menyampaikan permasalahan ini ke pusat.
“Langkah tersebut dilakukan karena Disdikpora Bangli berkomitmen memenuhi berbagai kekurangan yang terjadi di dunia pendidikan, sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik dan lancar,” lugasnya.
Disdikpora, sambungnya, melakukan sejumlah terobosan menyangkut kualitas pendidikan. Pula mencari format serta langkah-langkah yang baik untuk terwujudnya kualitas pendidikan dengan baik, serta terwujudnya Wajib Belajar (Wajar) 9 tahun. gia
























