19 Nakes Divaksin Perdana di RSUD Sanjiwani

  • Whatsapp
VAKSIN Covid-19 merek Sinovac kepada tenaga kesehatan di Kabupaten Gianyar dilangsungkan, Kamis (14/1/2021). Foto: adi
VAKSIN Covid-19 merek Sinovac kepada tenaga kesehatan di Kabupaten Gianyar dilangsungkan, Kamis (14/1/2021). Foto: adi

GIANYAR – Vaksinasi untuk mencegah Covid-19 kini dilakukan di seluruh Indonesia, termasuk di Gianyar, setelah vaksinasi perdana diterima Presiden Jokowi. Injeksi vaksin Covid-19 merek Sinovac kepada tenaga kesehatan di Kabupaten Gianyar dilangsungkan, Kamis (14/1/2021) di lantai III gedung A RSUD Sanjiwani Gianyar. Vaksinasi dilakukan tim dokter RSUD Sanjiwani, yang dikoordinir Wadir Pelayanan, dr AA Oka Berata, dengan melibatkan 10 personel. 

Kapolres Gianyar, AKBP I Dewa Made  Adnyana; bersama Dandim 1616/Gianyar, Letkol Inf. Frandi Siboro; Sekda Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya; didampingi Dirut RSUD Sanjiwani Gianyar, dr. Ida  Komang Upeksa, meninjau pelaksanaan vaksinasi itu.

Bacaan Lainnya

Oka Berata mengatakan, vaksinasi dilakukan melalui beberapa tahap. Tahap I melakukan pendaftaran, tahap II skrining, tahap III penyuntikan vaksin, dan tahap IV observasi. “Pada tahap IV, peserta  menunggu selama 30 menit di ruang observasi untuk mengetahui efek vaksin yang disuntikkan,” jelasnya.

Kemarin rencananya 20 orang tenaga kesehatan divaksin, tapi karena dalam daftar ada nama yang dobel, vaksinasi dilaksanakan untuk 19 orang dokter dan tenaga kesehatan. “Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada  tenaga kesehatan di Kabupaten Gianyar akan dilakukan setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu,” imbuhnya.

Kapolres sangat mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi yang berjalan sesuai rencana. “Semoga vaksinasi ini awal dari hilangnya pandemi Covid -19. Selanjutnya para garda terdepan, termasuk anggota Polres, akan mendapat giliran vaksinasi,” cetusnya. adi

Baca juga :  Risiko di Balik Usulan Lockdown

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.