11 POB KM Tanjung Permai Belum Ditemukan

  • Whatsapp
PETUGAS Basarnas Bali saat melakukan upaya pencarian KM Tanjung Permai. Foto: ist
PETUGAS Basarnas Bali saat melakukan upaya pencarian KM Tanjung Permai. foto: ist

MANGUPURA – Upaya pencarian hilangnya KM Tanjung Permai yang hilang kontak di Perairan Selat Badung Bagian Selatan (perairan Uluwatu) memasuki hari ke-6. Dari operasi SAR yang dilakukan Minggu (11/10/2020), petugas Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) belum menemukan adanya tanda-tanda keberadaan dari kapal tersebut.

Dari 12 POB (person on boat) atau orang yang berada di kapal tersebut, sejauh ini baru 1 orang yang ditemukan dalam keadaan selamat atas nama Nurohman. Ia ditemukan selamat setelah terkatung-katung selama empat hari di laut oleh kapal boat Bobby Jillian rute Bali – Grajagan yang mengantar pemain surfing.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada, S.E., M.AP., menerangkan, upaya pencarian tersebut yang dilakukan pihaknya dengan melibatkan dukungan Kantor Basarnas Surabaya di seputaran perairan wilayah selatan Bali dan Selatan Jawa Timur. Adapun unsur SAR yang terlibat adalah kru KN Arjuna sebanyak 16 personel, 3 personel tim rescue Kansar Denpasar, 5 personel tim Rescue Pos SAR Banyuwangi, 2 personel Lanal Denpasar, 2 personel Pelindo dan 1 personel dari pihak agen kapal.

Adapun alut yang dipergunakan berupa KN SAR Arjuna 229, 1 unit rubber boat Pos SAR Banyuwangi, Palsar Air dan pendukung lainnya, peralatan komunikasi dan peralatan pendukung lainnya dan APD Covid-19 lengkap. ‘’Dari penuturan satu ABK yang selamat, diperkirakan kapal tenggelam. Tapi kita masih lakukan penyisiran untuk mencari kepastiannya. Sejauh ini upaya pencarian masih nihil,’’ terangnya.

Baca juga :  Curi Motor Pakai Kunci Palsu, Kakak-Beradik Masuk Bui

Dipaparkannya, pencarian KM Tanjung Permai dilakukan mulai pukul 06.30 Wita. Sebelum melakukan pencarian, tim rescue  melaksanakan briefing kepada rescuer dan potensi SAR yang terlibat operasi SAR di Dermaga KN Arjuna Benoa. Pada pukul 07.10 Wita, KN SAR Arjuna 229 kemudian melaksanakan pencarian di wilayah Perairan selatan Bali hingga pukul 13.30 Wita.

Adapun luasan area pencarian yaitu 40 NM² selama  6 jam 30 menit, dengan total jarak tempuh 80 NM. Saat pencarian, cuaca relatif cerah dan tinggi gelombang mencapai 1-2 meter. ‘’Biasanya pencarian seperti ini kita lakukan sampai hari ketujuh. Nanti pencarian ini akan dievaluasi, dimana hari ketujuh akan ada pergerakan atau pemapelan,’’ imbuhnya. 023

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.