Sungai Ayung Meluap, Suplai Air Bersih ke Badung Selatan Terganggu

  • Whatsapp
PEMBERSIHAN endapan material di saluran pengolahan air baku PDAM Tirta Mangutama. Foto: ist
PEMBERSIHAN endapan material di saluran pengolahan air baku PDAM Tirta Mangutama. Foto: ist

MANGUPURA – PDAM Tirta Mangutama mengalami gagal produksi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) karena meluapnya salah satu sumber mata air baku yang berlokasi di Sungai Ayung, Sabtu (10/10/2020). Hal itu disebabkan oleh guyuran hujan deras yang yang membawa material pasir dan kayu hanyut ke saluran pengolahan saluran IPA milik PDAM Tirta Mangutama.

Atas kejadian tersebut diperkirakan sebanyak 10 ribu pelanggan PDAM Tirta Mangutama yang terdampak kondisi tersebut. Sebagian di antaranya dialami pelanggan yang berlokasi di wilayah Kuta dan Kuta Selatan.

Bacaan Lainnya

Direktur Tekhnik PDAM Tirta Mangutama Badung, Wayan Suyasa, Minggu (11/10/2020) menerangkan, gagalnya produksi air baku tersebut berlangsung selama beberapa jam. Lantaran pihaknya harus melakukan proses pembersihan saluran air yang dipenuhi endapan lumpur, pasir dan kayu.

Setelah dibersihkan, pihaknya kemudian kembali mencoba melakukan produksi walaupun dengan kondisi relatif agak masih kotor. Karena itulah pengolahan itu menimbulkan pengendapan yang kemudian harus kembali dilakukan pembersihan secara rutin.

Kondisi tersebut membuat suplai air baku ke sejumlah pelanggan terganggu, termasuk di wilayah Badung Selatan. Sebab sekitar 30 persen suplai air baku PDAM Tirta Mangutama ke wilayah Badung Selatan berasal dari Sungai Ayung. ‘’Jadi yang terganggu itu saluran penyedot air kita. Tapi itu sudah dikerjakan pembersihanya,’’ ujarnya.

Baca juga :  Anggaran Proyek Padat Karya Harus Berputar di Bali

Pada dasarnya gangguan suplai ke kawasan Badung Selatan itu sebenarnya bisa ditalangi, jika masyarakat di wilayah tersebut sigap mengantisipasinya. Sebab pihaknya sudah langsung memberitahukan potensi gangguan itu langsung ketika kejadian.

Antisipasi dimaksud adalah dengan  melakukan penyimpanan air baku di bak penampungan warga. Kendati demikian, pihaknya juga telah menyiapkan mobil tangki PDAM untuk melayani suplai kebutuhan warga atas gangguan itu. ‘’Kita siapkan 4 mobil tangki yang kota punya untuk membantu warga, tapi itu harus melalui permintaan. Itu kita sediakan secara gratis dan sudah ada yang meminta,’’ ungkapnya.

Di tempat terpisah, Dirut PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung, Ketut Golak, menerangkan, material tersebut sudah dibersihkan petugas. Saat ini pihaknya masih melakukan pemadatan pipa, karena penghentian operasional itu membuat kondisi pipa kosong tidak terisi air. Pihaknya berharap malam ini suplai air bersih bisa kembali normal.

“Sungai Ayung ini menghasilkan 400 sampai 500 liter per detik. Bisa dikatakan ini sumber air yang besar bagi kami, selain sumber-sumber yang lainnya seperti di Belusung termasuk IPA yang kami punya,”sebutnya.

Sebanyak 10.000 pelanggan diperkirannya mengalami gangguan atas kejadian tersebut. Pihaknya berharap masyarakat bisa memahami kondisi tersebut, sebab hal itu merupakan kejadian alam itu tidak bisa diprediksi. Meski demikian kita berusaha agar pelayanan tidak terganggu lama, maksimal Senin (12/10/2020) ini suplai ait baku sudah bisa mengalir seperti biasa. 023

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.