Yayasan Segara Giri, Pengobatan Alternatif Tanpa Sentuhan dan Meditasi Amertha Kauripan

  • Whatsapp
PENGURUS Yayasan Segara Giri saat berkunjung ke Kantor Pusat Surat Kabar Pos Bali, diterima Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi, Made Nariana, Kamis (10/6/2021). Foto: rud
PENGURUS Yayasan Segara Giri saat berkunjung ke Kantor Pusat Surat Kabar Pos Bali, diterima Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi, Made Nariana, Kamis (10/6/2021). Foto: rud

DENPASAR – Pengobatan alternatif atau nonmedis menjadi daya tarik masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya penyembuhan tanpa obat yang ditangani Yayasan Segara Giri.

‘’Warga yang datang lebih banyak melakukan pengobatan tersebut untuk membebaskan dirinya dari penyakit nonmedis,’’ ujar Ketua Yayasan Segara Giri, Made Suarka, saat berkunjung ke Kantor Pusat Surat Kabar Pos Bali di Jalan Ahmad Yani No. 108 Lumintang, Denpasar Utara, Kamis (10/6/2021).

Bacaan Lainnya

Made Suarka yang didampingi Sekretaris, Ketut Sumendra; Wakil Ketua, Nyoman Ariyadi; Humas Made Susanta; dan Bidang Klinik, Gusti Ayu Darmini, diterima Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi, Made Nariana.

Made Suarka menambahkan, Yayasan Segara Giri berdiri sejak 2013. Sampai saat ini anggota Yayasan Segara Giri mencapai 2.000 orang, meraka tak hanya dari Bali juga ada dari luar Bali, seperti Lampung bahkan Sulawesi. Dari luar Bali kebanyakan belajar secara jarak jauh.

Made Suarka menyebutkan, banyak krama Bali bergabung bersama Yayasan Segara Giri untuk ketenangan jiwa mereka. Selain itu, kata dia, juga warga yang memiliki penyakit sroke.

Dalam pengobatan itu, jelas Suarka, tidak menggunakan sitem pijat ataupun metode yang dapat bersentuhan langsung dengan tubuh pasien. Melainkan dengan sistem prama (spritual) yang diwahyukan dari Tuhan. ‘’Jadi kami tidak tidak menggunakan metode sentuhan namun metode prama namanya, sampai pasien merasakan nyaman bahkan sembuh. Satu pasien ditangani, dua sampai tiga orang,’’ seru Suarka.

Baca juga :  IWPG, Stan Pameran Virtual pada CSW Ke-65, Banyak Permintaan Kerja Sama dari Perempuan di Seluruh Dunia

Selain pengobatan alternatif, Yayasan Segara Giri juga melaksanakan kegiatan meditasi kesehatan dan yoga. Di masa Covid-19 ini, meditasi dilakukan dua kali seminggu yaitu tiap Rabu dan Minggu, mulai pukul 08.00. Meditasi yang disajikan adalah meditasi Amertha Kauripan.

‘’Meditasi Amertha Kauripan ini merupakan produk murni Yayasan Segara Giri dengan penggunaan dan metodenya sangat simpel, mudah, efektif, dan praktis. Meditasi ini sanat berguna untuk meningkatkan kesehatan, kesejahteraan, keharmonisan, kedamian dan kebahagiaan,’’ terang Made Suarka.

Bagi semeton umat Hindu yang ingin meningkatkan kualitas jati diri untuk keberhasilan dan kesuksesan, bisa bergabung di Yayasan Segara Giri di Jalan Ahmand Yani No. 104 Denpasar, Lumintang (sebelah barat Taman Kota Denpasar). tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.