Wujudkan Sekolah Bersinar, BNNK Karangasem-MIN 1 Karangasem Perkuat P4GN

BNNK Karangasem bersama Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Karangasem menjalin kerja sama guna memperkuat program P4GN. Foto: ist
BNNK Karangasem bersama Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Karangasem menjalin kerja sama guna memperkuat program P4GN. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem bersama Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Karangasem menjalin kerja sama guna memperkuat program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BNNK Karangasem dan MIN 1 Karangasem, Senin (14/9/2026) saat upacara bendera di sekolah itu.

Dalam amanatnya, Kepala BNNK Karangasem, Alvin Andrew Dias, sebagai Pembina Upacara, mengingatkan para siswa tidak menganggap narkoba sebagai persoalan yang jauh dari kehidupan mereka. Lingkungan sekolah dinilai sebagai salah satu ruang penting membangun ketahanan diri anak sejak dini. Edukasi bahaya narkoba tidak hanya diberi ketika anak sudah memasuki usia remaja, tetapi perlu ditanamkan sejak berada di bangku sekolah dasar.

Read More

“Anak-anak harus berani mengatakan tidak terhadap narkoba. Jangan pernah mencoba, menerima pemberian yang tidak jelas, dan percaya terhadap ajakan teman yang mengarah pada hal-hal negatif,” pesannya.

Ancaman narkoba terhadap anak dan remaja, sebutnya, tidak hanya datang dalam bentuk ajakan untuk mengonsumsi narkotika. Pergaulan, rasa ingin tahu, tekanan dari lingkungan pertemanan, serta kurangnya pengetahuan mengenai dampak narkoba dapat menjadi pintu masuk penyalahgunaan. Siswa juga diminta tidak takut bercerita kepada orangtua, guru, maupun pihak yang dipercaya apabila menemukan atau mendapat ajakan yang berkaitan dengan narkoba.

“Penyalahgunaan narkoba dapat berdampak panjang terhadap masa depan generasi muda. Selain mengganggu kesehatan dan proses pendidikan, narkoba dapat memengaruhi hubungan sosial, prestasi belajar, serta membuka peluang munculnya persoalan lain di kemudian hari,” serunya.

“Benteng pertama anak adalah keluarga, kemudian sekolah dan lingkungan. Kalau semuanya bergerak bersama, kita bisa mencegah anak-anak kita terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” sambungnya.

Penandatanganan PKS antara BNNK Karangasem dan MIN 1 Karangasem berfokus pada sinergitas pelaksanaan P4GN, termasuk upaya pencegahan dan rehabilitasi penyalahgunaan narkotika serta prekursor narkotika. Pula mencakup penguatan edukasi serta integrasi materi atau kurikulum anti-narkoba di lingkungan sekolah. Langkah tersebut diharap mampu membangun pemahaman siswa mengenai bahaya narkotika, sekaligus membentuk karakter dan ketahanan diri sejak usia dini.

Kepala MIN 1 Karangasem, Rahmat Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala BNNK Karangasem sebagai pembina upacara sekaligus mitra strategis sekolah dalam memperkuat program P4GN. “Kehadiran BNNK Karangasem dan penandatanganan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan MIN 1 Karangasem sebagai Sekolah Bersih Narkoba (Bersinar),” ujar Rahmat.

Menurutnya, sekolah tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam memberikan pendidikan akademik, tetapi juga membangun karakter dan kesadaran siswa agar mampu menjaga diri dari berbagai ancaman lingkungan, termasuk penyalahgunaan narkoba.

“Kerja sama BNNK Karangasem dan MIN 1 Karangasem ini diharap menjadi langkah konkret menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba. Juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang sehat, berkarakter, berprestasi, dan memiliki ketahanan diri terhadap pengaruh negatif di lingkungan pergaulan,” tandasnya. nad

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.