POSMERDEKA.COM, MATARAM – Anggota DPRD NTB, Muhamad Aminurlah, minta penerapan meritokrasi seperti dijanjikan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal, harus juga menyasar para kepala sekolah (kasek) untuk tingkat SMA/SMK.
Dia mendesak Gubernur Iqbal membuka seleksi kepala SMA/SMK secara terbuka. Tujuannya agar penerapan pendidikan karakter sebagai perwujudan visi NTB Makmur Mendunia di bidang pendidikan, benar-benar dapat terwujud.
“Dengan adanya Pansel untuk jabatan kepala SMA/SMK, maka meritokrasi untuk ASN pendidikan yang profesional sesuai kewenangan Pemerintah Provinsi akan bisa dilakukan,” ujar Aji Maman, sapaan karibnya, Kamis (8/5/2025).
Dia berharap mutasi perdana yang dilakukan Gubernur Iqbal dan Wagub Indah Dhamayanti Putri untuk pejabat eselon II dan III lingkup Pemprov, juga menyasar ASN bidang pendidikan. Sebab, jumlah guru dan tenaga administrasi PNS di SMA dan SMK di NTB sebanyak 7.049 orang, sudah terdata di Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Kewenangan penanganan pendidikan menengah, SMA dan SMK, kini oleh Pemerintah Provinsi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.
“Pendidikan ini punya porsi anggaran lebih baik di APBN dan APBD, maka para kepala sekolahnya harus juga punya integritas dan profesionalisme. Di sini saya minta agar penunjukan kepala sekolah juga menggunakan sistem lelang terbuka, serupa dengan seleksi pejabat eselon II dan III,” urainya.
Menurutnya, jika semua jabatan kepala sekolah diisi dengan proses lelang jabatan secara terbuka melalui Pansel, maka para calon kepala sekolah akan memiliki visi dan misi jelas dalam memajukan sekolahnya. “Lelang terbuka ini akan membuat kepala sekolah memiliki integritas dan bebas praktik KKN dalam penunjukannya,” tandas Aji Maman. rul
























