Wawali Arya Wibawa Terima Kunjungan Wawali Tangsel

  • Whatsapp
WAWALI Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa (kiri) bersama Wawali Tangsel, Benyamin Davnie, Kamis (28/10/2021). foto: ist

DENPASAR – Keberhasilan Pemkot Denpasar meraih Nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) dari KPK pada Triwulan III Tahun 2021 yang mencapai nilai 85,59 persen, membuat Pemerintah Kota Tangerang Selatan ini belajar ke Pemerintah Kota Denpasar.

Kunjungan kerja yang dipimpin Wakil Wali Kota (Wawali) Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie diterima Wawali Denpasar, I Kadek Arya Wibawa, Kamis (28/10/2021).

Bacaan Lainnya

Benyamin Davnie mengatakan, untuk bisa memperoleh nilai MCP sebesar itu pihaknya ingin mengetahui proses dan kiat Pemerintah Kota Denpasar, seperti apakah Pemkot Denpasar memiliki saluran Wistle Blowing System’ (WBS) keberadaannya berupa apa dan aplikasi atau layanan pengaduan lainnya.

“Yang terpenting bagaimana cara percepatan/strategi dalam pencapaian delapan area intervensi monitoring center for prevention (MCP) di masa pandemi/PPKM seperti sekarang ini. Dengan berbagai hal yang ingin kami pelajari semoga bisa nilai MCP di Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengalami kenaikan,” kata Benyamin Davnie.

Sementara itu, Wawali Arya Wibawa mengatakan , Pemerintah Kota Denpasar memiliki motto Sewaka Dharma yakni melayani adalah kewajiban. Selain itu memiliki spirit Vasudhaiva Kutumbakam (Menyama Braya).

Terkait WBS, tambah dia, Denpasar sudah memiliki saluran WBS yang terintegrasi dengan aplikasi pengaduan online Pro Denpasar yang dapat diakses melalui website pengaduan denpasarkota.go.id atau melalui apps (android) Pro Denpasar.

Baca juga :  Ditolak Warga, AWK Batal ke Nusa Penida

Arya Wibawa menambahkan pegawai di lingkungan Pemkot Denpasar dalam mempercepat/strategi dalam pencapaian delapan area intervensi MCP adalah lebih sering berkoordinasi melalui zoom meeting dengan OPD terkait dan dibantu oleh Irban Pengampu yang ada di Inspektorat.

Selain itu semua pegawai di Pemerintah Kota Denpasar memanfaatkan aplikasi whatsapp. Dimana Pemkot memiliki whatsapp group Respon Cepat sehingga berbagai permasalahan bisa disampaikan disana dan dipantau langsung oleh Walikota.

“Dengan demikian berbagai permasalahan bisa segera diatasi dan dicarikan solusi. Intinya kemajuan teknologi informasi kita manfaatkan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat,” terang Arya Wibawa. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.