Waspada! Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Kembali Melonjak

JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: ist

DENPASAR – Sempat melandai dalam beberapa hari, kasus positif covid-19 di Kota Denpasar kembali melonjak. Berdasarkan catatan harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Denpasar, Kamis (18/3/2021), kasus positif baru bertambah 132 orang, berselisih 88 orang dari pasien sembuh yang berjumlah 44 orang.

Di hari yang sama, juga disebutkan satu pasien meninggal dunia. ”Pasien meninggal seorang laki-laki usia 53 tahun yang berdomisili di Desa Ubung Kaja. Pasien dinyatakan positif pada 25 Januari 2021 dan dinyatakan meninggal dunia pada 18 Maret 2021,” ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Kamis (18/3/2021).

Bacaan Lainnya

Dengan lonjakan kasus positif baru, secara langsung juga menambah pasien dalam perawatan (kasus aktif) yang kini berjumlah 564 orang (4,81 persen). Padahal sehari sebelumnya Rabu (17/3/2021), kasus aktif sempat di angka 477 orang (4,11 persen).

Secara kumulatif sampai saat ini, kasus positif covid-19 selama pandemi di Kota Denpasar mencapai angka 11.733 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 10.945 orang (93,28 persen) sudah dinyatakan sembuh. Sementara yang meninggal dunia sebanyak 224 orang (1,91 persen).

Dengan meningkatnya kasus positif ini, Dewa Rai kembali mengingatkan sekaligus mengajak masyarakat untuk waspada, tidak lengah dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) saat beraktifitas dimana pun dan kapan pun.

Di sisi lain, Pemkot Denpasar juga terus melakukan berbagai upaya guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian, dengan menggelar operasi yustisi, sosialisasi dan edukasi an secara rutin menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat. “Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” pungkas Dewa Rai. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses