Waspada Covid-19 Jenis Baru, Larangan Mudik untuk Jaga Nyawa Rakyat

  • Whatsapp
ANGGOTA Komisi IV DPRD NTB, Ruslan Turmudzi, saat menyosialisasikan dua perda yang diinisiasi DPRD kepada kader PDIP Loteng. Foto: rul
ANGGOTA Komisi IV DPRD NTB, Ruslan Turmudzi, saat menyosialisasikan dua perda yang diinisiasi DPRD kepada kader PDIP Loteng. Foto: rul

MATARAM – Anggota Komisi IV DPRD NTB, Ruslan Turmudzi, melakukan sosialisasi Perda NTB Nomor 3/ 2020 tentang Ekonomi Kreatif, dan Perda Nomor 7/2020 tentang Penanggulangan Penyakit Menular di kantor DPC PDIP Lombok Tengah, Kota Praya, Loteng, Kamis (6/5/2021) malam. Dalam dialog sosialisasi yang dipandu Ketua DPC PDIP Loteng, Suhaimi, itu Ruslan minta masyarakat mematuhi protokol kesehatan (prokes) untuk menekan laju pertumbuhan Covid-19 yang menggila seperti di India.

“Tolong bantu pemerintah dengan hanya menerapkan protokol kesehatan. Karena dari itu pengembangan virus bisa diantisipasi,” ajak politisi PDIP itu.

Bacaan Lainnya

Sejak pandemi kali pertama masuk NTB pada 2020, dia berujar telah menguras Rp926 miliar dana APBD Provinsi untuk pencegahan Covid-19. Itu belum termasuk APBD kabupaten/kota. Ini sangat berdampak pada perekonomian NTB.

Saat ini, kata Ruslan, pemerintah menerapkan kebijakan larangan mudik. Kebijakan tersebut memang memiliki konsekuensi rendahnya nilai transaksi di masyarakat. Namun, juga dapat menyelamatkan masyarakat dari pandemi Covid-19 jenis baru seperti yang terjadi di India. Apalagi varian lain dari Covid-19 sudah banyak.

Dampak Covid-19, sambungnya, juga membuat belanja pemerintah tertunda karena harus melawan pandemi. Untuk itu, dia minta masyarakat selalu menjaga prokes demi keselamatan masyarakat itu sendiri. Ruslan juga mengajak masyarakat untuk divaksin agar terhindar dari bahaya virus. Dia menegaskan vaksinasi tidak berbahaya dan dapat menyelamatkan manusia dari Covid-19.

Baca juga :  “Napak Pertiwi”, Penari Rangda Tewas Tertusuk Keris

Selain berbahaya bagi nyawa manusia, pandemi juga membuat perekonomian terganggu, belanja pemerintah untuk kepentingan umum juga terganggu. Hanya dengan kesadaran masyarakat sendiri yang mampu mencegah Covid-19. “Akibat Covid-19, banyak pokir yang sudah dikerjakan belum dibayar,” katanya.

Salah satu peserta sosialisasi, Moh. Faisal, mengatakan, mencegah penyebaran Covid-19 ini dia minta PDIP Lombok Tengah segera melakukan vaksinasi menyeluruh kepada kader dan fungsionaris partai. “Sebelum melakukan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya vaksinasi untuk mencegah bahaya Covid-19, sebaiknya DPC PDIP Loteng melakukan vaksinasi massal untuk internal partai dulu,” pintanya.

Menyikapi usulan itu, Suhaimi dan Ruslan Turmuzi mendukung penuh. Mereka juga berjanji segera menindaklanjuti dalam waktu dekat ini, sebagai bagian komitmen PDIP mendukung program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah.

Di akhir sosialisasi, Suhaimi dan Ruslan Turmuzi mewakili partai membagikan bingkisan Lebaran untuk fungsionaris DPC PDIP Loteng maupun seluruh pengurus anak cabang se-Lombok Tengah. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.