Warga Sempidi-Kwanji Puji Konsistensi Gus Bota, Setia Perjuangkan Aspirasi Warga

  • Whatsapp
GUS Bota (tengah) bersama IGA Rai Wirajaya (kiri) dan Yunita Oktarini (kanan) saat penyaluran bantuan beras sebanyak 3 ton di wantilan Kahyangan Tiga Sempidi, Sabtu (11/9/2021). Foto: hen
GUS Bota (tengah) bersama IGA Rai Wirajaya (kiri) dan Yunita Oktarini (kanan) saat penyaluran bantuan beras sebanyak 3 ton di wantilan Kahyangan Tiga Sempidi, Sabtu (11/9/2021). Foto: hen

MANGUPURA – Politisi acapkali disindir sebagai orang yang rajin turun ke masyarakat saat pemilu, tapi acapkali menghilang setelah menjadi legislator. Namun, bagi warga Desa Adat Sempidi dan Kwanji, pandangan minor itu tidak berlaku untuk anggota Fraksi PDIP DPRD Bali, I Bagus Alit Sucipta yang akrab disapa Gus Bota. Sejak awal mencalonkan diri pada Pemilu 2019 sampai saat ini, Gus Bota dipuji konsisten memperjuangkan aspirasi warga di dua desa adat bertetangga tersebut.

“Peran beliau, Ajik Gus Bota, sangat luar biasa di Sempidi. Beliau konsisten membantu warga kami,” kata Bendesa Adat Sempidi, Made Rai Astra, saat penyaluran bantuan 3 ton beras untuk warga Sempidi dan Sading di wantilan Pura Kahyangan Tiga Sempidi, Sabtu (11/9/2021). Beras sebanyak 600 paket seberat 5 kg itu merupakan sumbangan gotong royong Gus Bota bersama anggota Fraksi PDIP DPR RI, IGA Rai Wirajaya; dan anggota Fraksi PDIP DPRD Badung, Yunita Oktarini, yang juga istri Gus Bota.  

Bacaan Lainnya

Selain para perwakilan warga dua desa itu, juga hadir Bendesa Adat Kwanji, Ketut Sudiana; Ketua Pokja, Wayan Sudiana, pengurus anak cabang PDIP setempat, dan anggota Semeton Gus Bota.  

Baca juga :  Antisipasi Kerumunan Warga, Denpasar Tutup 12 Pintu Masuk Pantai

Rai Astra memaparkan, pandemi menyebabkan pembatasan sosial dan ekonomi esensial, yang membuat warga terpuruk karena tidak bisa bekerja. Namun, dia bersyukur ada legislator PDIP yang tanggap terkait kondisi warga adat Sempidi dan Kwanji dengan turun membagikan sembako seperti Gus Bota, Rai Wirajaya dan Yunita.

Di hadapan warga, dia memuji peran luar biasa Gus Bota di Sempidi. Mulai dari urusan membantu mencarikan sekolah untuk SMP dan SMA, melobi pemerintah membangun SD 1 Sempidi, sampai masalah kebutuhan logistik. “Tyang (saya) akui beliau konsisten sejak awal pencalonan sampai sekarang untuk membantu warga,” lugasnya disambut aplaus warga.

Pernyataan senada diutarakan Wayan Sudiana selaku Ketua Pokja, yang mengapresiasi bantuan selalu mengalir untuk warga Sempidi. Mulai dari upacara yadnya sampai soal memperjuangkan siswa mendapat sekolah. “Tyang doakan semoga beliau mendapat keselamatan dan kesejahteraan. Tyang ingatkan warga agar selalu ingat kepada Ajik Gus Bota, Ibu Yunita dan Ajik Rai Wirajaya,” pesan sesepuh desa tersebut.

Sebagai istri, Yunita mengaku Gus Bota lebih banyak menghabiskan waktu untuk melayani masyarakat, baik mendatangi warga maupun yang bertamu ke rumah, daripada untuknya. Sebab, tamu datang setiap hari dengan pelbagai aspirasi. “Syukurnya kami, tyang dan suami, satu misi untuk membantu warga. Begitu juga Ajik Rai Wirajaya, selalu konsisten membantu warga,” kisah legislator Dapil Kuta itu.

Baca juga :  Golkar Bantu Korban Banjir di Pekutatan

Menanggapi pujian warga itu, Gus Bota berujar yang dilakukan itu sebagai bentuk terima kasih lahir batin karena di Sempidi dan Kwanji dia mendulang suara di atas 90 persen. Pembagian beras itu disebut program bertiga dengan Rai Wirajaya dan Yunita untuk turun ke desa seluruh Bali, dan ditarget bisa selesai sampai akhir masa jabatan. Meski mengakui pandemi berdampak terhadap ekonomi pribadinya, tapi dia merasa kewajiban menyisihkan gaji untuk dikembalikan dalam bentuk beras. “Ini instruksi Ibu Ketua Umum agar petugas partai turun membantu saat pandemi dalam bentuk apapun,” lugas pendekar Bakti Negara itu.

Seringnya menggandeng Rai Wirajaya saat turun ke masyarakat, kata dia, karena seniornya itu konsisten diajak gotong rotong. Selain itu dia tidak mampu jika sendirian menjangkau banyak warga, terlebih tidak tahu kapan pandemi ini berakhir. Warga juga diingatkan jangan lengah, karena ada varian MU Covid-19.

Tyang juga terima kasih dibantu desa adat untuk Sekretariat Semeton Gus Bota, itu untuk menampung aspirasi warga. Tyang akui banyak program belum berjalan, kita sesuaikan degan keadaan. Tapi tyang janji selalu ada untuk Kwanji dan Sempidi,” pungkasnya. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.