Warga Diminta Relakan Lahan untuk Pelebaran Jalan

  • Whatsapp
BUPATI Suwirta saat sosialisasi ke warga dan pemilik lahan di sekitar proyek pembangunan pelabuhan Bias Munjul di SD Negeri 2 Lembongan, Selasa (19/1/2021) malam. Foto: ist
BUPATI Suwirta saat sosialisasi ke warga dan pemilik lahan di sekitar proyek pembangunan pelabuhan Bias Munjul di SD Negeri 2 Lembongan, Selasa (19/1/2021) malam. Foto: ist

KLUNGKUNG – Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, minta warga yang memiliki lahan di sekitar Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan, Kecamatan Nusa Penida untuk merelakan lahannya yang terkena rencana pelebaran jalan tersebut. Pesan itu disampaikan saat menyampaikan sosialisasi ke warga dan pemilik lahan di sekitar proyek pembangunan pelabuhan Bias Munjul.

Suwirta  didampingi Kepala Baperlitbang, AA Gede Lesmana; Kadis PUPRPKP I Made Jati Laksana; Kadis LHP I Ketut Suadnyana; Kadis Pariwisata AA Gede Putra Wedana; dan Camat Nusa Penida, Komang Widiasa Putra, di SD Negeri 2 Lembongan, Selasa (19/1/2021) malam.

Bacaan Lainnya

Permintaan Bupati agar warga merelakan lahannya tersebut, sebagai tindak lanjut rencana Pemkab Klungkung untuk pelebaran jalan dari 3 meter menjadi 7 meter sepanjang 1,3 kilometer. Jalan dimulai dari pelabuhan Bias Munjul ke Jembatan Kuning, dan Jalan Lingkar Ceningan sepanjang 3,5 kilometer. Menurut Suwirta, pembangunan pelabuhan itu akan menghasilkan efek berganda bagi masyarakat sekitar. Rencana pelebaran jalan ini tidak terlepas dari upaya mendukung infrastruktur akses menuju Pelabuhan Bias Munjul yang sedang dibangun.

Dia mengucapkan terima kasih kepada warga yang memberi dukungan dan merelakan tanahnya demi kepentingan bersama. Jika tidak didukung infrastruktur yang memadai, sebutnya, Nusa Ceningan dan Lembongan tidak akan bertahan lama. Konsekuensinya, restoran dan vila serta penginapan yang ada di sana akan menjadi kenangan.

Baca juga :  Demo Tanpa Masker Cederai Upaya Pemulihan Pariwisata, Parlemen Minta Aparat Sikapi Serius

“Ini terkait juga perencanaan jangka panjang kami untuk transportasi listrik, dan menjadikan pulau ini sebagai green energy (energi ramah lingkungan),” kata Suwirta menandaskan. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.