Warga Bebandem Bulat Salurkan Aspirasi ke Dana-Dipa

  • Whatsapp
DANA-Dipa berkampanye di Bebandem, Karangasem. Warga bulat menyalurkan aspirasi ke Dana-Di[a pada Pilkada Karangasem 2020 ini. Foto: Ist
DANA-Dipa berkampanye di Bebandem, Karangasem. Warga bulat menyalurkan aspirasi ke Dana-Dipa pada Pilkada Karangasem 2020 ini. foto: Ist

KARANGASEM – Sampah tidak terurus hingga semrawutnya parkir di Pasar Bebandem, Kecamatan Bebandem, Karangasem, Bali menjadi pokok persoalan yang diungkapkan oleh tokoh masyarakat Bebandem, Gede Warsa, saat menghadiri kampanye paslon nomor urut 1 Pilkada Karangasem, Gede Dana dan Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa), Minggu (15/1/20201) di Balai Desa Bebandem. Dia minta kelak Gede Dana membangun terminal roda empat, menata parkir roda dua, dan serius menjadi Bupati yang menangani sampah di Pasar Bebandem.

“Kondisinya sudah lama tidak diperhatikan,” keluh Warsa di hadapan Dana-Dipa dan juga Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster. “Kami berdoa agar Gede Dana menjadi Bupati Karangasem, sehingga tata kelola pemerintahan yang satu jalur dapat terwujud,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Mendengar aspirasi itu, Gede Dana membenarkan adanya masalah di Pasar Bebandem yang menumpuk sampai meluber ke jalan. Kata dia, masalah utamanya adalah Pemkab Karangasem tidak serius menangani kondisi sampah itu akibat tidak ada anggaran dan gagasan dari pemimpinnya. “Jangankan mengelola sampah, memperbaiki infrastruktur saja tidak bisa, karena terhambat akibat tidak ada anggaran,” serunya.

Jika kelak terpilih, dia akan fokus membangun pasar di Bebandem ini, karena pasar merupakan pusat pertumbuhan ekonomi. Sampah yang tidak diurus dengan baik itu, sebutnya, sangat merugikan Karangasem sebagai daerah tujuan wisata di mata dunia. “Masalah sampah jadi program yang harus diatasi Bupati bekerja sama dengan jajarannya sesuai dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Karangasem Era Baru.

Baca juga :  Polresta Siap Amankan Penertiban Baliho Melanggar, Paslon Sosialisasikan ke Simpatisan

Jika ada tamu asing lewat ke Karangasem, imbuhnya, maka citra daerah akan rusak di mata dunia. Karena itu masalah sampah harus jadi perhatian semua demi kesehatan serta keselamatan kita semua. “Yakinlah nanti tidak akan ada banjir dan polusi bila kita tangani masalah sampah ini,” serunya disambut aplaus hadirin.

Wayan Koster dalam pidato politiknya mengajak warga Bebandem memanfaatkan momentum Pilkada Karangasem pada 9 Desember 2020 nanti. Dalam pilkada ini kita harus memilih pemimpin yang mengerti membangun daerah, dan mau bekerja ngayah secara total, sekala dan niskala dengan fokus, tulus, dan lurus. Dalam hal pembangunan, dia menyebut Karangasem sangat rendah. “Ajak semua ke TPS tanggal 9 Desember 2020, dan coblos nomor 1, Dana-Dipa,” ajaknya.

Alasan dia memperjuangkan Dana-Dipa, karena Karangasem butuh sosok Bupati dan Wakil Bupati yang serius mengurusi pemerintahan dengan baik serta bertanggung jawab. Bupati yang tahu program prioritas dalam membangun daerah, sehingga pembangunannya efisien, berkualitas dan tepat sasaran.

“Kalau sudah ada bupati yang serius dan komitmen mengabdikan diri untuk daerahnya, maka saya yakin alam akan merestui dan membukakan jalan untuk mempercepat pembangunan di Karangasem,” ulasnya menandaskan. 017

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.