Pengawas TPS Diminta Mampu Beri Pendidikan untuk Masyarakat

  • Whatsapp
RATUSAN pengawas TPS untuk Pilkada Bangli 2020 dilantik panwascam masing-masing kecamatan, Minggu (15/11/2020). Foto: Ist
RATUSAN pengawas TPS untuk Pilkada Bangli 2020 dilantik panwascam masing-masing kecamatan, Minggu (15/11/2020). Foto: Ist

BANGLI – Sebanyak 566 pengawas TPS (PTPS) yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Bangli, dilantik untuk Pilkada Bangli 2020 oleh masing-masing panwaslu kecamatan. Mereka diharap mampu memberi Pendidikan politik untuk masyarakat. “Di Kecamatan Bangli ada sebanyak 118 PTPS, Kecamatan Susut 105 PTPS, Kecamatan Tembuku 94 PTPS, dan Kecamatan Kintamani 249 PTPS,” urai Ketua Bawaslu Bangli, I Nengah Purna, Minggu (15/11/2020).

Purna menjelaskan, pelantikan PTPS tersebut dilaksanakan dengan dibagi menjadi beberapa sesi, karena harus tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dalam satu kecamatan juga harus dibagi jadwal pelaksanaannya, karena sekali pelantikan dibatasi maksimal 50 orang peserta. Minggu kemarin pelantikan dilaksanakan di Kecamatan Bangli, Kecamatan Tembuku, dan Kecamatan Kintamani. Sisanya yang belum dilantik akan dilangsungkan 16 November hari ini.

Bacaan Lainnya

Komisioner asal Desa Pengotan itu menambahkan, sesuai dengan amanat undang-undang, PTPS harus dibentuk paling lambat 23 hari sebelum hari pemungutan suara. Mereka dibubarkan paling lambat tujuh hari setelah hari pemungutan suara. Beberapa tugas pokok dari PTPS, sambungnya, yakni mengawasi persiapan pemungutan dan penghitungan suara, mengawasi pelaksanaan pemungutan suara, mengawasi persiapan penghitungan suara, mengawasi pelaksanaan penghitungan suara, menyampaikan keberatan dalam hal ditemukannya dugaan pelanggaran, kesalahan, dan/atau penyimpangan administrasi pemungutan.

Baca juga :  Wawali Jaya Negara Hadiri Piodalan Pura Luhur Dalem Mutering Jagat Kesiman

“Juga pengawasan penghitungan suara, dan menerima salinan berita acara dan serta sertifikat pemungutan maupun penghitungan suara,” ulasnya.

PTPS, ungkapnya, merupakan bagian penting dalam pengawasan Pilkada 2020. Karena itu, PTPS diharap dapat menjalankan tugas secara efektif, dan mampu mencegah pelanggaran dalam pelaksanaan pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS. Pada masa pandemi Covid-19 saat ini, PTPS juga harus mengawasi penerapan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Pengawas TPS diharap mampu memberi pendidikan politik untuk masyarakat di sekitar wilayahnya, dan mampu mengajak masyarakat luas ikut mengawasi pilkada. Dengan hadirnya pengawas TPS ini, saya juga berharap jika masyarakat menemukan dugaan pelanggaran di TPS agar bisa langsung melapor ke pengawas TPS,” imbau Kordiv SDM, Organisasi, Data dan Informasi Bawaslu Bangli tersebut. Setelah dilantik, para PTPS itu akan menjalani tes cepat Corona. Jika nanti hasil tes ada yang dinyatakan reaktif, mereka akan dikarantina dan dilanjutkan dengan tes usap. “Jika hasil swab (lendir) dinyatakan positif, maka akan digantikan oleh PAW-nya,” cetusnya mengakhiri.028

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.