Wajib Dibaca…, Ini Penyebab Meningkatnya Tambahan Kasus Covid-19 di Bali

  • Whatsapp
GUBERNUR Koster saat memantau vaksinasi di Kabupaten Karangasem, Minggu (9/5/2021). Foto: ist
GUBERNUR Koster (ketiga dari kiri) saat memantau vaksinasi di Kabupaten Karangasem. foto: dok

DENPASAR – Dalam sebulan ini, kasus covid-19 di Bali terus meningkat, bahkan sepekan terakhir peningkatannya melonjak drastis hingga lebih dari 1.00 orang sehari. Banyak pihak pun menyoroti pelaksanaan PPKM yang dinilai kurang efektif untuk menekan laju penyebaran corona di Bali.

Usut punya usut, peningkatan kasus baru covid-19 di Bali, dikarenakan Pemprov Bali meningkatkan target pelacakan dan pengujian terhadap orang yang kontak erat dengan penderita Covid-19 di seluruh kaupaten dan kota, bahkan per hari 8.000 hingga 10.000 orang.

Bacaan Lainnya

“Untuk mempercepat upaya penanganan Covid-19, maka sesuai arahan Menko Maritim dan Investasi dilaksanakan peningkatan target ‘tracing’ (pelacakan) dan ‘testing’ (pengetesan), minimum delapan orang kontak erat untuk setiap satu kasus baru Covid-19,” ungkap Gubernur Bali Wayan Koster dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/1/2021).

Program ini dikoordinasikan oleh Pangdam IX/Udayana bersinergi dengan Polda Bali, Pemerintah Provinsi Bali dan pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi bidang kesehatan, rumah sakit pemerintah dan swasta, serta relawan.

Gubernur Koster menambahkan, target pelacakan 8.000-10.000 orang per hari ini dinamis sesuai dengan kasus baru yang muncul dalam satu hari. ”Dengan ditingkatkannya target jumlah ‘tracing’ dan dilanjutkan dengan ‘testing’ (tes cepat antigen dan tes usap PCR, red.), maka secara langsung akan diikuti dengan meningkatnya jumlah kasus baru Covid-19. Tindakan ini merupakan upaya yang terbaik guna mencegah laju meningkatnya penularan di tengah masyarakat,” terangnya,

Baca juga :  Bank Sampah Sadu Desa Sumerta Kaja Tetap Eksis saat Pandemi

Oleh karena itu, Gubernur Koster juga mengimbau masyarakat Bali agar bersedia dan aktif menjalani pelacakan dan pengetesan ketika bersentuhan dengan orang yang terkena Covid-19.

“Saya meminta seluruh komponen masyarakat secara bersama-sama mengembangkan kesabaran dan kesadaran kolektif, bahwa ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama dengan semangat gotong royong agar pandemi Covid-19, dapat ditangani dengan sebaik-baiknya,” pintanya.

Pihaknya mengucapkan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para tenaga kesehatan yang telah menunjukkan darma bakti dengan dedikasi dan pengabdian yang luar biasa melaksanakan tugas profesional di bidang kemanusiaan.

Demikian juga Koster mengucapkan terima kasih kepada Pangdam IX/Udayana, Polda Bali beserta jajaran, bupati/wali kota, camat, perbekel/lurah, bandesa adat, pemuka agama, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan lembaga swasta lainnya. “Serta berbagai pihak yang telah berpartisipasi aktif bergotong royong dalam penanganan pandemi Covid-19 serta dampak sosial dan ekonomi terhadap masyarakat,” ucapnya.

Munculnya kasus baru Covid-19 varian Delta di Bali masih terus meningkat, bahkan sudah mencapai lebih dari 1.000 kasus baru per hari. Pada Jumat ini tercatat penambahan kasus baru sebanyak 1.365 orang dan 37 orang yang meninggal dunia, sedangkan pasien yang dalam perawatan atau kasus aktif sebanyak 12.072 orang.

Gubernur Koster mengemukakan berdasarkan penelusuran, orang yang terkena Covid-19 di Bali sebanyak 40 persen sudah divaksin dan sebagian besar yaitu sebanyak 60 persen belum divaksin.

Baca juga :  Komunitas Pemuda Bangli Usulkan Nama Ibu Kota Bangli

Pasien Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak tujuh persen sudah divaksin dan sebagian besar yaitu sebanyak 91 persen belum divaksin. “Ini menjadi bukti bahwa vaksinasi sangat efektif mengurangi risiko penularan dan kematian bagi pasien,” ujar Koster, yang dilansir dari antaranews.

Data juga menunjukkan bahwa pasien yang meninggal itu sebanyak 63 persen karena penyakit bawaan (komorbid) dan sebanyak 37 persen bukan karena penyakit bawaan (bukan komorbid). yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.