Waduh, Sehari Denpasar Tambah 6 Pasien Meninggal karena Covid-19

  • Whatsapp
JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: dok

DENPASAR – Peningkatan kasus meninggal dunia kembali mewarnai perkembangan harian pandemi covid-19 di Kota Denpasar, dimana pada Rabu (28/4/22021), tercatat 6 pasien tutup usia karena virus yang berawal dari Kota Wuhan, China itu.

Menurut Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Rabu (28/4/2021), enam pasien meninggal tersebut rinciannya, pasien pertama; laki-laki usia 63 tahun yang berdomisili di Desa Tegal Harum. Pasien kedua; laki-laki usia 80 tahun berdomisili di Kelurahan Pemecutan.

Bacaan Lainnya

Pasien ketiga; laki-laki usia 77 tahun yang beromisili di Desa Kesiman Kertalangu. Pasien keempat; juga laki-laki usia 63 tahun yang berdomisili di Desa Tegal Harum. Pasien kelima; perempuan usia 51 tahun yang berdomisili di Kelurahan Renon. Dan pasien terakhir (keenam); juga perempuan usia 51 tahun yang berdomisili di Desa Pemecutan Kaja.

Sementara itu, tambahan kasus positif di hari yang sama juga kembali lebih dominan yakni sebanyak 60 orang atau 20 orang lebih banyak dari pasien sembuh yang berjumlah 40 orang.

Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Kota Denpasar sampai saat ini berjumlah 14.062 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13.258 orang (94,28%) sudah sembuh, meninggal 315 orang (2,24%) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan bertambah 14 orang menjadi 489 orang (3,48%).

Baca juga :  Tiga Tahun Direlokasi, Korban Bencana Yeh Mampeh Baru Dibantu Isian Hunian

Dalam upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengimbau masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” harapnya.

Dewa Rai juga mengajak seluruh masyarakat waspada dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Pasalnya, tingkat penularan masih saja terjadi yang jumlahnya terbilang masih tinggi. ”Intinya, kapan pun dan dimana pun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Pemkot Denpasar, lanjutnya, juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat. “Kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai seraya mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi mencegah penularan covid-19 agar tidak semakin meluas. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.