Vespa Museum, Hadirkan Produk Unik Lintas Generasi

SUASANA Museum Vespa di Nusa Dua, Kuta Selatan. Foto: gay

MANGUPURA – Sebanyak 58 seri vespa dari tahun 1949-2021 dipamerkan di area Vespa Museum di gedung AB•BC, Bali Collection kawasan pariwisata The Nusa Dua. Pameran motor vespa lintas generasi itu dilaksanakan terkait Vespa World Day 2022 , dari tanggal 9-12 Juni 2022.

Sayangnya, vespa tertua di Indonesia, yaitu keluaran tahun 1948 ternyata tidak bisa dihadirkan karena sesuatu dan beberapa lain hal. Semua kendaraan itu milik orang Indonesia dan ada di Indonesia. Sebagian besar vespa itu berasal dari wilayah Pulau Jawa.

Read More

Koordinator dan Penanggungjawab Museum Vespa, Bambang Priambodo, menerangkan, museum ini menghadirkan puluhan unit sepeda motor vespa yang antik, unik, langka dan mempunyai sejarah tersendiri (legendaris) di Indonesia.

Selama ini, vespa mungkin belum banyak yang melihat dan tentunya sulit ditemukan di jalanan. Kemungkinan vespa itu hanya bisa dilihat di foto maupun sosmed.

‘’Yang ditampilkan disini adalah jenis vespa yang boleh di bilang sangat langka maupun seri-seri limited. Ada beberapa yang ada disini memiliki keunikan, kekhasan dan kelangkaan masing-masing,’’ terang pria asal Bogor ini.

Adapun beberapa jenis vespa yang unik dan langka menurutnya adalah vespa yang memiliki pedal kayuh tahun 1971. Selain vespa legenda, vespa yang ditampilkan juga memiliki keunikan tersendiri karena cukup terbatas ada di Indonesia, seperti vespa primavera edisi cobe bryan.

Tipe itu merupakan vespa modern yang langka, karena memiliki 50 CC. Sang pemilik juga mendapatkan motor itu dari lelang di luar negeri dan menjadi satu-satunya di Indonesia.

Selain itu ada juga Vespa 946 yang dimodifikasi dengan motif batik, yang menjadi satu-satunya di Indonesia. Serta vespa super 450 yang serinya dikeluarkan di Indonesia saat ulang tahun Ibu Kota Jakarta ke 450.

“Biasanya vespa tahunnya paling tua paling langka keberadaannya karena secara masuknya ke Indonesia juga tidak banyak. Ada beberapa dulu yang masuk dari luar negeri kesini seperti vespa yang pedal dan juga vespa yang memang langka di luar negeri sana jarang,” jelasnya.

Dijelaskan, proses pengumpulan 58 unit vespa itu memang cukup sulit dan memerlukan proses panjang kepada pemilik dan kolektor. Karena perhelatan VWD, mereka kemudian men-support dan mendukung acara tersebut.

Terlebih perhelatan itu sempat diundur di tahun 2020, sehingga untuk mengkurasi dan meminta kesediannya memang membutuhkan waktu cukup lama. Proses pengiriman motor tersebut dilakukan dengan menggunakan towing.

Kendati tidak mau menyebut pemilik kendaraan dan harga vespa tersebut, karena menyangkut privasi. Namun pihaknya tidak memungkiri bahwa koleksi motor tersebut paling tinggi bisa mencapai angka diatas Rp1 miliar.

“Untuk masalah harga dan sebagainya itu hak masing-masing pemilik atau kolektor. Yang ada disini rata-rata memang koleksi dari teman-teman yang turut memeriahkan adanya Vespa World Days 2022 di Bali. Tapi ada taksiran vespa sampai 1 miliar lebih yang mana unitnya saya tidak bisa sebutkan,” ungkapnya.

Selain pameran, ada beberapa unit vespa yang rencananya akan dilelang. Vespa tersebut jenis VTS yang dikonversi ke elektrik, serta vespa yang costom seperti moge, serta vespa tambora di custom seperti modif army.

Rencananya lelang akan dilaksanakan Sabtu (11/6/2022), namun hal itu masih dikonfirmasi kepada pemiliknya, karena mereka yang akan melakukan itu. Vespa museum dapat dikunjungi oleh masyarakat umum diluar peserta yang teregistrasi pada VWD Bali 2022. gay

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.