Update Covid-19 di Bali: Pasien Sembuh Melonjak 168 Orang, Meninggal Bertambah 8

  • Whatsapp

DENPASAR – Setelah dalam dua hari kalah banyak dari tambahan kasus positif, kini pasien sembuh kembali lebih dominan pada perkembangan harian pandemi covid-19 di Provinsi Bali, Jumat (7/5/2021).

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali yang diterima posmerdeka.com, Jumat (7/5/2021), pasien sembuh bertambah 168 orang atau 54 orang lebih banyak dari tambahan kasus positif baru yang berjumlah 114 orang (103 orang melalui Transmisi Lokal dan 11 PPDN).

Bacaan Lainnya

Kota Denpasar mencatatkan jumlah pasien sembuh harian terbanyak 53 orang. Kemudian Badung 43 orang, Buleleng 34 orang, Bangli 15 orang, Tabanan 8 orang, Gianyar 6 orang, Karangasem 3 orang, Jembrana 3 orang dan Klungkung 1 orang.

Di sisi lain, Kota Denpasar juga tetap menyandang sebagai penyumbang terbanyak kasus positif harian sebanyak 43 orang. Disusul Badung 21 orang, Buleleng 15 orang, Gianyar 10 orang, Tabanan 10 orang, Bangli 7 orang, Jembrana 3 orang, Klungkung dan Karangasem masing-masing 2 orang.

Ditengah lonjakan pasien sembuh, sayangnya jumlah harian kasus meninggal dunia di Bali juga masih tinggi. Dimana pada Jumat (7/5/2021) tercatat 8 pasien tutup usia yang tersebar di enam kabupaten/kota. Rinciannya, Denpasar dan Tabanan masing-masing 2 orang. Kemudian, Badung, Buleleng, Karangasem dan Klungkung masing-masing 1 orang.

Baca juga :  Walikota Rai Mantra Ikuti Vidcon Rakor Persiapan Pilkada Serentak 2020

Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Bali sampai saat ini berjumlah 45.542 orang (45.397 WNI dan 145 WNA). Dari jumlah itu, sebanyak 42.958 orang (94,33%) dengan rincian 42.834 WNI dan 124 WNA.

Sementara kasus meninggal dunia, kini menjadi 1.394 Orang (3,06%) dengan rincian 1.389 WNI dan 5 WNA). Selanjutnya, pasien yang masih dalam perawatan (kasus aktif), kini bertambah 62 orang menjadi 1.190 Orang (2,62%) dengan rincian 1.174 WNI dan 16 WNA.

Dalam upaya menekan penularan covid-19 di Bali, Gubernur mengeluarkan SE Nomor 07 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

Surat Edaran ini mulai berlaku Selasa (23/3/2021) sampai dengan ada pemberitahuan lebih lanjut. SE ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam menanggulangi meluasnya penyebaran virus Covid-19 di masyarakat.

Beberapa hal yang diatur dalam SE tersebut antara lain; kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, yang semula jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 21.00 Wita dilonggarkan dan dapat beroperasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu disiplin melaksanakan 6M yakni memakai masker standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, mentaati aturan serta diimbau tidak berkerumun dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.