Update Covid-19 di Bali: Pasien Sembuh 172, Tambahan Positif 132, Meninggal 6 Orang

  • Whatsapp

DENPASAR – Kabar baik kembali terjadi pada perkembangan harian pandemi covid-19 di Bali, dimana pada Kamis (29/4/2021), pasien sembuh lebih dominan dari tambahan kasus positif baru.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali yang diterima posmerdeka.com, Kamis (29/4/2021), pasien sembuh melonjak 172 orang, atau 40 orang lebih banyak dari tambahan kasus positif baru yang berjumlah 132 orang (125 orang melalui Transmisi Lokal dan 7 PPDN).

Bacaan Lainnya

Kasus meninggal dunia juga mengalami sedikit penurunan, dimana di hari yang sama tercatat 6 pasien tutup usia. Sebagaimana diketahui, dalam dua hari beruntun Rabu (28/4/2021) dan Selasa (27/4/2021) pasien meninggal masing-masing 10 orang.

Enam pasien yang meninggal kali ini tersebar di lima kabupaten yakni, Buleleng 2 orang, kemudian Klungkung, Badung, Tabanan dan Bangli masing-masing 1 orang.

Terkait tambahan kasus positif baru (132 orang) tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali. Yang mengejutkan, kali ini Buleleng menjadi penyumbang terbanyak 38 orang, disusul Denpasar 28 orang dan Gianyar 18 orang (tiga besar).

Seluruh kabupaten/kota di Bali juga melaporkan pasien sembuh, dimana Denpasar mencatatkan jumlah terbanyak 71 orang. Disusul Buleleng 30 orang, Gianyar 20 orang, Badung 15 orang, Bangli 15 orang, Tabanan 6 orang, Jembrana 6 orang, Karangasem 3 orang dan Klungkung 2 orang.

Baca juga :  Mecaru Resi Gana di Pura Kebo Edan

Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Bali sampai saat ini berjumlah 44.534 orang (44.407 WNI dan 127 WNA). Dari jumlah itu, sebanyak 41.911 orang (94,11%) sudah sembuh, dengan rincian 41.802 WNI dan 109 WNA.

Sedangkan kasus meninggal dunia, kini berjumlah 1.333 Orang (2,99%) dengan rincian 1.328 WNI dan 5 WNA. Sementara pasien yang masih dalam perawatan (kasus aktif) kini berkurang 46 orang menjadi 1.290 Orang (2,90%) dengan rincian 1.277 WNI dan 13 WNA.

Dalam upaya menekan penularan covid-19 di Bali, Gubernur mengeluarkan SE Nomor 07 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

Surat Edaran ini mulai berlaku Selasa (23/3/2021) sampai dengan ada pemberitahuan lebih lanjut. SE ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam menanggulangi meluasnya penyebaran virus Covid-19 di masyarakat.

Beberapa hal yang diatur dalam SE tersebut antara lain; kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, yang semula jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 21.00 Wita dilonggarkan dan dapat beroperasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu disiplin melaksanakan 6M yakni memakai masker standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, mentaati aturan serta diimbau tidak berkerumun dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.