Update Covid-19: Bali Kembali Tambah 8 Pasien Meninggal, Sembuh 154, Positif 196 Orang

  • Whatsapp

DENPASAR – Secara nasional, perkembangan harian pandemi covid-19 menunjukkan kabar baik dalam beberapa hari terakhir, dimana pasien yang sembuh selalu lebih banyak dari tambahan kasus positif baru. Seperti pada Rabu (21/4/2021), pasien sembuh di Indonesia sebanyak 7.314 orang, atau terpaut 1.594 orang lebih banyak dari tambahan kasus positif yang berjumlah 5.720 orang.

Tapi, tidak demikian dengan perkembangan harian pandemi covid-19 di Provinsi Bali yang masih berfluktuatif. Bahkan, pada Rabu (21/4/2021) kembali tambahan kasus positif baru lebih dominan sebanyak 196 orang, sedangkan pasien sembuh berjumlah 152 orang. Sementara kasus meninggal dunia di Bali kembali bertambah 8 orang, jumlah yang sama dalam dua hari sebelumnya secara beruntun.

Bacaan Lainnya

Pastinya, kondisi tersebut menjadi kabar kurang sedap di tengah wacana persiapan Bali membuka pariwisata Juni-Juli mendatang. Tentu menjadi PR bagi seluruh masyarakat Bali, terutama dalam upaya meningkatkan disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk menekan penularan virus yang berawal dari Kota Wuhan, China itu.

Berdasarkan data yang diterima posmerdeka.com dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Rabu (21/4/2021), delapan pasien yang tutup usia tersebar di lima kabupaten/kota, dengan rincian Denpasar 3 orang, Badung 2 orang, Klungkung, Buleleng dan Karangasem masing-masing 1 orang.

Baca juga :  Dokter Reisa: Penanganan Korban Kekerasan Selama Pandemi Harus Lebih Cermat

Kota Denpasar juga kembali menjadi penyumbang kasus positif harian terbanyak yakni sebanyak 70 orang. Tapi, ibukota provinsi Bali ini itu, mencatatkan jumlah harian pasien sembuh terbanyak yakni sebanyak 76 orang.

Secara kumulatif, kasus positif covid-19 di Bali sampai Rabu (21/4/2021) berjumlah 43.485 orang (43.371 WNI dan 114 WNA). Dari jumlah itu, yang sudah sembuh sebanyak 40.757 orang (93,73%) dengan rincian 40.657 WNI dan 100 WNA.

Sementara yang meninggal dunia sebanyak 1.274 Orang (2.93%) dengan rincian 1.269 WNI dan 5 WNA). Sedangkan pasien yang masih dalam perawatan (kasus aktif) kini bertambah 36 orang menjadi 1.454 Orang (3,34%) dengan rincian 1.445 WNI dan 9 WNA.

Dalam upaya menekan penularan covid-19 di Bali, Gubernur mengeluarkan SE Nomor 07 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

Surat Edaran ini mulai berlaku Selasa (23/3/2021) sampai dengan ada pemberitahuan lebih lanjut. SE ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam menanggulangi meluasnya penyebaran virus Covid-19 di masyarakat.

Beberapa hal yang diatur dalam SE tersebut antara lain; kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, yang semula jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 21.00 Wita dilonggarkan dan dapat beroperasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat.

Baca juga :  Catat! 7 Juli, Pendakian ke Gunung Rinjani Dibuka, Ini Syaratnya

Masyarakat juga diharapkan agar selalu disiplin melaksanakan 6M yakni memakai masker standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, mentaati aturan serta diimbau tidak berkerumun dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.