POSMERDEKA.COM, MATARAM – Survei elektabilitas paslon nomor urut 1 Pilgub NTB, Sitti Rohmi Djalilah-HW Musyaifirin atau Rohmi-Firin, terus meroket. Survei yang dirilis Lembaga Poltracking Indonesia untuk Pilgub NTB 2024, Rohmi-Firin yang diusung PKB, PDIP, Perindo dan Partai Ummat memiliki tingkat elektabilitas 33,5 persen.
Rohmi-Firin unggul dibandingkan dua penantangnya, yakni Zulkieflimansyah-Suhaili FT (Zul-Uhel), dan Lalu Muhamad Iqbal-Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda). Namun, tak disebut berapa elektabilitas dua paslon lainnya itu.
Ketua Umum DPP Perindo, Angela Tanoesoedibjo, mengaku mendengar paparan survei Poltracking Indonesia yang menempatkan Rohmi-Firin di posisi teratas. Dia berujar survei dilakukan tanggal 5 hingga 12 September dengan wawancara tatap muka kepada 1.500 responden yang dipilih acak bertingkat. Margin of error +/-2,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
“Kami bersyukur melihat dan mendengar langsung paslon Rohmi-Firin berada di posisi tertinggi. Itu kita syukuri dengan terus bekerja keras,” ujar Angela, Kamis (3/10/2024).
Dia mengaku minta khusus kepada Rohmi-Firin untuk tidak lengah atas hasil survei tersebut. Sebab, masih ada sekitar 14,8 persen responden yang belum menentukan pilihan mereka. Jadi, dengan sisa waktu dua bulan ini, Rohmi dan Firin tidak boleh berhenti turun menyapa semua lapisan masyarakat.
Kendati tidak membuka hasil survei dua paslon lainnya, Angela mengklaim paslon yang diusung partainya menjadi yang tertinggi di antara dua kompetitor lain. “Hari ini survei Rohmi-Firin adalah yang tertinggi,” tegasnya.
Rohmi mengaku kehadiran Angela saat momen tahapan kampanye Pilgub NTB 2024 sangat berharga. Sebab, konsolidasi internal semua pengurus Perindo dari tingkat DPW dan DPD se-NTB dipastikan akan menambah spirit mereka untuk berjuang memenangkan Pilkada 2024.
Ketua Dewan Pertimbangan Partai Perindo NTB itu menegaskan, arahan agar dia bersama Musyaifirin terus hadir di tengah masyarakat, dipastikan akan terus dilakukannya. “Saya percaya, siapa yang terus bersama rakyat tiada henti untuk mendengarkan keluhan mereka, tentu kita yakini rakyat tidak akan melupakannya pada saat pencoblosan mendatang,” seru Rohmi.
Terpisah, Musyafirin mengaku hasil survei dimaksud melampaui ekspektasi. Begitu banyak tekanan dan upaya menggagalkan Rohmi – Firin untuk menjadi kontestan Pilkada NTB sejak awal memutuskan berpasangan, sebelum dan sesudah pendaftaran. Firin mengaku semula berharap bisa berada di posisi kedua, tapi ternyata survei Poltracking membuktikan sebaliknya.
“Begitu besar penerimaan dan harapan masyarakat terhadap Rohmi – Firin. Program-program pemenuhan kebutuhan dasar yang kami tawarkan diterima baik,” katanya, Kamis (3/10/2024).
“Jadi, kalau ada relawan yang mengalihkan dukungan dari calon lain ke Rohmi-Firin itu adalah langkah yang tepat. Karena Insya Allah Rohmi-Firin akan menjadi pemenang,” sambungnya bernada menggertak. rul






















