APPAUDI Bali Komitmen Perkuat Ekosistem Pendidikan Anak Usia Dini

ASOSIASI Pelatih Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia (APPAUDI) resmi melantik 28 orang Pengurus Wilayah APPAUDI Provinsi Bali masa bakti 2026-2030 dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Bali, Sabtu (22/8/2026). Pelantikan 28 pengurus PW APPAUDI Provinsi Bali dilakukan oleh Ketua Umum APPAUDI Pusat, Ali Nugraha, sebagai penanda dimulainya masa bakti kepengurusan baru periode 2026-2030. Foto: ist
ASOSIASI Pelatih Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia (APPAUDI) resmi melantik 28 orang Pengurus Wilayah APPAUDI Provinsi Bali masa bakti 2026-2030 dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Bali, Sabtu (22/8/2026). Pelantikan 28 pengurus PW APPAUDI Provinsi Bali dilakukan oleh Ketua Umum APPAUDI Pusat, Ali Nugraha, sebagai penanda dimulainya masa bakti kepengurusan baru periode 2026-2030. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Asosiasi Pelatih Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia (APPAUDI) resmi melantik 28 orang Pengurus Wilayah APPAUDI Provinsi Bali masa bakti 2026-2030 dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Bali, Sabtu (22/8/2026). Pelantikan 28 pengurus PW APPAUDI Provinsi Bali dilakukan oleh Ketua Umum APPAUDI Pusat, Ali Nugraha, sebagai penanda dimulainya masa bakti kepengurusan baru periode 2026-2030.

Penetapan dan pengesahan Pengurus Wilayah APPAUDI Provinsi Bali masa bakti 2026-2030 sebelumnya ditetapkan melalui Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat APPAUDI Nomor 011.01/SK-A/PP-APPAUDI/VIII/2026. Kepengurusan tersebut merupakan hasil Musyawarah Wilayah Pembentukan Pengurus Wilayah APPAUDI Provinsi Bali yang diselenggarakan pada 28 Maret 2026.

Read More

Kegiatan pelantikan dihadiri sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan pendidikan di Provinsi Bali. Di antaranya Kepala BGTK Provinsi Bali, Dr. I Wayan Surata, S.Pd., M.Pd.; Ketua PGRI Provinsi Bali, Dr. Ir. I Gusti Ngurah Eddy Mulya, S.E., M.Si.; Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, S.T., M.Si.; serta Ketua HIMPAUDI Provinsi Bali, Ni Wayan Santiasih, S.Pd., M.Pd.

Selain itu, kegiatan turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan pendidikan, termasuk perwakilan BPMP Provinsi Bali, BAN, KPAD Provinsi Bali, IGTKI PGRI Provinsi Bali, Pengurus Perempuan PGRI Bali, serta Universitas Terbuka.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, menitipkan harapan agar penguatan pelatihan ke-PAUD-an ke depan tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas pendidik, tetapi juga memperkuat sinergi antara sekolah dan rumah melalui kemitraan parenting. “Pelatihan ke-PAUD-an ke depan perlu diperkuat dengan sinergi sekolah dengan rumah melalui kemitraan parenting.”

Pesan tersebut menegaskan pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi melibatkan keluarga sebagai mitra utama dalam tumbuh kembang dan pendidikan anak.

Rangkaian pelantikan kemudian dilanjutkan dengan Talkshow “Pembelajaran Mendalam, Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) bagi Pendidik Anak Usia Dini di Provinsi Bali”. Talkshow menghadirkan Dr. I Wayan Surata, S.Pd., M.Pd.; Ida Ayu Cintya Nurina, S.Pd., M.Pd.; dan Dr. Putu Dina Yuniarini, SE., S.Psi., M.Pd. sebagai narasumber, serta dimoderatori oleh Sutaningrat Puspa Dewi, M.Sc.

Talkshow tersebut mengangkat isu yang semakin relevan dalam dunia pendidikan, khususnya bagaimana pendidik anak usia dini dapat memahami konsep pembelajaran mendalam, mengenalkan koding sesuai dengan tahap perkembangan anak, serta menyikapi perkembangan kecerdasan artifisial secara bijak dan edukatif.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan dalam kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas organisasi dan lembaga dalam membangun ekosistem pendidikan anak usia dini yang berkualitas. Pesan mengenai kemitraan antara sekolah dan keluarga juga menjadi bagian penting dalam upaya membangun pendidikan PAUD yang holistik dan berkelanjutan.

Dengan dilantiknya 28 pengurus baru, PW APPAUDI Provinsi Bali masa bakti 2026-2030 secara resmi memulai periode kepengurusan baru untuk menjalankan program kerja organisasi, memperkuat koordinasi dengan Pengurus Pusat APPAUDI, serta berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di Provinsi Bali.

Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni pelantikan kepengurusan, tetapi juga menjadi langkah awal untuk memperkuat gerakan bersama dalam menghadirkan pendidikan anak usia dini yang profesional, berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta melibatkan keluarga sebagai mitra penting dalam proses pendidikan anak. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.