POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Setelah sebulan penuh semangat para TNI menembus terjalnya medan di Bukit Catu, Desa Selumbung, Kecamatan Manggis, Karangasem, program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-119 Kodim 1623/Karangasem resmi ditutup.
Upacara penutupan, Rabu (20/3/2024) di lapangan SMAN 1 Manggis di Desa Ulakan, Karangasem oleh Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Bambang Trisnoadi. Turut hadir Bupati Karangasem, I Gede Dana; Dandim 1623/Karangasem, Letkol Inf. Sutikno; dan Kapolres Karangasem, AKBP I Nengah Sadiarta.
Pangdam Trisnoadi dalam kesempatan itu mengatakan, TMMD dilaksanakan sebagai upaya memberdayakan masyarakat dan desa dengan membangun atau merehabilitasi sarana-prasarana wilayah serta fasilitas umum, yang secara langsung dapat menyentuh kepentingan masyarakat setempat.
Selain itu, TMMD merupakan sarana implementasi pemerintah dalam upaya pemberdayaan wilayah pertahanan secara dini. Pula meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah untuk kepentingan pertahanan negara dan mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh. “Guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” tegas Pangdam yang sekaligus pengendali kegiatan Operasi TMMD.
Sasaran fisik TMMD ke-119 di wilayah Kodam IX/Udayana di antaranya pembangunan infrastruktur baik fasilitas umum maupun sosial, berupa pembukaan jalan baru, pelebaran badan jalan, pembangunan jembatan, pembuatan senderan, pembangunan ruang kelas dan renovasi MCK.
Selain fisik, juga terdapat sasaran nonfisik berupa penyuluhan dan sosialisasi tentang bela negara, wawasan kebangsaan, stunting dan pelayanan kesehatan, dan hukum. Juga tentang radikalisme, kamtibmas, narkoba serta materi lainnya yang dibutuhkan masyarakat setempat. Sasaran-sasaran tersebut dapat dikerjakan dengan baik dengan tercapai 100 persen.
Pangdam mengucapkan terima kasih atas terlaksananya TMMD yang berjalan aman dan lancar. Dukungan pemerintah daerah atas alokasi anggaran yang disiapkan menjadi hal penting dan bermanfaat untuk membiayai semua sasaran.
“Saya menyampaikan permohonan maaf bila dalam pelaksanaan TMMD ke-119 tahun 2024, terdapat tutur kata dan tingkah laku para prajurit TNI yang tidak berkenan di hati masyarakat. Semoga program ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya memungkasi. nad























