“Kami akan berjuang semaksimal mungkin untuk pertandingan semifinal melawan unggulan Korea Selatan. Kami tidak ingin kalah. Kami ingin menang. Semangat itu merupakan sumber energi kami dalam menghadapi laga esok hari,”
GANDA putri andalan Indonesia Greysia Polii/Apriyani bertekad memenangi laga semifinal Toyota Thailand Open 2021 yang akan digelar di Impact Arena, Bangkok, Sabtu (23/1/2021).
Dalam pertandingan babak empat besar (semifinal) turnamen bulutangkis level Super 1000 tersebut, Greysia/Apriyani yang merupakan unggulan kelima akan menantang pasangan unggulan ketiga asal Korea Selatan Lee So Hee/Shin Seung Chan.
“Kami akan berjuang semaksimal mungkin untuk pertandingan melawan unggulan Korea Selatan. Kami tidak ingin kalah. Kami ingin menang. Semangat itu merupakan sumber energi kami dalam menghadapi laga esok hari,” kata Apriyani dikutip dari laman BWF, yang dilansir dari antaranews, Jumat (22/1/2021).
Berdasarkan catatan BWF, laga tersebut akan menjadi pertemuan keenam bagi kedua pasangan itu. Dari lima pertemuan sebelumnya, Greysia/Apriyani sudah mengantongi empat kemenangan.
Meski demikian, apabila ditengok dari segi peringkat, Lee/Shin lebih diunggulkan karena saat ini berada di rangking keempat dunia, sedangkan Greysia/Apriyani bertengger di urutan kedelapan dunia.
Kedua pasangan unggulan itu terakhir bertemu di babak semifinal ajang Yonex Thailand Open 2021 yang baru saja digelar pekan lalu. Waktu itu, Greysia/Apriyani menang rubber game atas pasangan dari negeri ginseng tersebut dengan skor 15-21, 21-15 dan 21-16.
Sebelum melangkah ke semifinal Toyota Thailand Open, Greysia/Apriyani menyingkirkan ganda putri asal Denmark Alexandra Boje/Mette Poulsen dengan skor 21-9, 21-17 pada babak perempat final yang berlangsung Jumat (22/1/2021).
Menurut Greysia, kunci kemenangannya saat itu adalah dengan terus konsisten menerapkan pola permainan mereka dengan baik. Selain itu, mereka juga meningkatkan tempo permainan dan menambah tenaga saat memukul, sehingga bola tidak terpengaruh oleh angin.
“Di gim kedua, kami bermain melawan angin dan mereka (Boje/Poulsen) menyadari itu. Saat itu, kami hanya berpikir untuk tetap memainkan pola kami, tapi kami juga harus bermain cepat dan memukul sekuat mungkin. Kami harus menutup celah supaya mereka tidak bisa menyerang kami,” ungkap Greysia. yes
























