Total Rp465,25 Miliar Untuk Atlet, Prabowo: Bonus SEA Games Bukan Upah, tapi Tabungan Masa Depan

PRESIDEN Prabowo Subianto (kedua kiri) didampingi Menpora Erick Thohir (kiri) menghitung medali yang diraih atlet triathlon Martina Ayu Pratiwi (ketiga kanan) saat menyerahkan bonus kepada atlet peraih medali pada SEA Games Thailand di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2025). foto: ist

POSMERDEKA.COM, JAKARTA – Pemerintah memberikan total bonus senilai Rp 465,25 miliar untuk para atlet yang membawa pulang medali dari SEA Games Thailand 2025.

Pada pesta olahraga se-Asia Tenggara pada Desember lalu, tim Merah Putih mendulang 333 medali yang 91 di antaranya medali emas. Torehan ini melampaui target Kementerian Pemuda dan Olahraga sebanyak 80 medali emas.

Bacaan Lainnya

“Kami berikan penghargaan setinggi-tingginya untuk para atlet yang berhasil mempersembahkan medali di ajang SEA Games 2025. Bapak Presiden juga begitu bangga atas raihan 91 emas, sehingga bonus untuk peraih emas SEA Games kali ini naik dua kali lipat dari sebelumnya menjadi RP 1 miliar,” ujar Menpora Erick Thohir dalam keterangan resmi, Kamis (8/1/2026).

Para atlet baru saja menghadiri undangan dari presiden dalam acara penyaluran bonus kepada atlet dan pelatih di Istana Merdeka, Jakarta. Bonus akan langsung ditransfer ke rekening atlet dan pelatih lewat bank BRI, sedangkan pajaknya dibebankan pada Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan besaran perhitungan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dalam bidang perpajakan.

Nominal bonus ini diberikan berdasarkan Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Nomor 219 Tahun 2025 tentang Pemberian Penghargaan Olahraga kepada Olahragawan dan Pelatih Olahraga Berprestasi pada Penyelenggaraan SEA Games 2025.

Bukan Upah
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemberian bonus kepada atlet berprestasi di ajang SEA Games ke-33 di Thailand merupakan bentuk penghargaan dari negara dan dapat dimanfaatkan untuk masa depan.

Presiden mengatakan bahwa negara sangat menghargai jerih payah yang telah diraih selama pertandingan. Ia menekankan bahwa bonus yang diberikan kepada atlet bukanlah sebuah upah atas kerja keras, melainkan tabungan untuk masa depan atlet.

“Saudara-saudara bisa merasakan betapa negara menghargai putra-putrinya yang berjuang untuk kehormatan bangsa. Kalau kita memberi penghargaan berupa uang, maksudnya itu adalah justru untuk menjadi tabunganmu dalam masa-masa yang akan datang. Bukan hanya kita seolah-olah membayar upah, tidak,” kata Presiden, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

Kepala Negara menyampaikan bahwa pencapaian yang telah diraih oleh atlet merupakan sebuah pengorbanan besar, mulai dari waktu, tenaga hingga kesempatan untuk menjalani kehidupan yang lebih santai. Lebih lanjut, kata Prabowo, ketika seseorang sudah memilih untuk membela negara sebagai atlet maka dibutuhkan mental yang kuat dan semangat juang yang tinggi.

Prabowo menilai bahwa para atlet telah membuktikan ketangguhan tersebut dengan tidak mudah menyerah meski berada dalam kondisi lelah dan tertekan, demi bangsa, orang tua dan rekan-rekan. Presiden juga mengingatkan agar bonus yang diterima dapat dimanfaatkan untuk hal-hal positif dan bermanfaat bagi masa depan.

“Kita benar-benar hormati, hargai jeri payah saudara dan kita buktikan. Kita memberi tabungan untuk saudara-saudara dipakai untuk hal-hal yang baik. Saya titip sama saudara-saudara masih muda banyak ya. Jangan dipakai untuk yang tidak positif. Berbuat yang baik. Tabung untuk orang tuamu, untuk dirimu,” pungkas Prabowo.

Sebanyak delapan atlet para peraih medali pada ajang SEA Games Thailand 2025 mewakili para peraih medali lainnya menerima langsung bonus, yang diberikan dalam bentuk buku rekening, dari Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis.

Delapan atlet itu, yaitu peraih medali emas Triathlon, Martina Ayu Pratiwi; peraih emas cabang olahraga Wushu, Edgar ​​Xavier Marvelo; peraih medali emas cabang olahraga Skateboard, Bashar Gaeto; peraih medali emas untuk olahraga Dayung, Yadi; peraih medali emas dari cabang olahraga Ice Hockey, Rizky Akira.

Kemudian, ada peraih medali perak untuk cabang olahraga Badminton beregu, Rachel Allessya Rose; peraih medali perak untuk cabang olahraga Berkuda nomor pertandingan tunggang serasi beregu, Dara Ninggar Prameswari; dan peraih medali perunggu Sepak Takraw beregu, Lena.

Presiden memberikan boks yang salah satu isinya ialah buku rekening berisi uang bonus yang diberikan kepada masing-masing atlet. Para peraih emas untuk kategori tunggal menerima bonus sebesar Rp1 miliar. Sementara, peraih emas untuk kategori beregu mendapatkan bonus sebesar Rp500 juta per orang.

Sementara itu, untuk para peraih perak kategori beregu, mereka mendapatkan Rp250 juta per orang dan untuk para peraih perunggu kategori beregu, mereka mendapatkan Rp110.250.000 per orang. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses