TNI Bantu Masyarakat Bikin Tanggul di Pantai Lovina

  • Whatsapp
JAJARAN anggota TNI Koramil 1609-01/Bulelengmembantu warga membuat tanggul pengaman rumah akibat abrasi di Pantai Lovina Desa Kalibukbuk, Buleleng, Kamis (9/12/2021). Foto: rik

BULELENG – Abrasi yang terjadi di pesisir Pantai Lovina di Desa Kalibukbuk, Bulelengserta rusaknya 2 rumah di pesisir pantai tersebut, menjadi perhatian anggota TNI.

Jajaran Koramil 1609-01/Buleleng pada Kamis (9/12/2021) turun langsung untuk membantu masyarakat dalam pembuatan tanggul pengaman rumah akibat abrasi.

Bacaan Lainnya

Tanggul pengaman rumah tersebut dibuat oleh masyarakat dibantu anggota TNI dengan panjang 10 meter dan tinggi sekitar 3 meter. Karya bakti membantu masyarakat membikin tanggul pengaman abrasi di Pantai Lovina dipimpin oleh Danrami 1609-01/Buleleng.

Hadir dalam pengerjaan tanggul itu, Perbekel Desa Kalibukbuk, Ketut Suka; Kelian Desa Adat Kalibukbuk, Jro Mangku Gede Subrata; dan masyarakat sekitar.

Danramil 1609-01/Buleleng, Kapten Inf Wayan Nada, seizin Dandim 1609/Buleleng,mengatakan, ini merupakan kegiatan kemanusiaan dalam rangka membantu warga yang terdampak abrasi. Kegiatan ini juga untuk bisa mencegah kerugian masyarakat akibat adanya bencana tersebut.

“Kami dari TNI AD senantiasa telah berkomitmen dan selalu berupaya untuk dapat membantu kesulitan masyarakat dalam situasi dan kondisi bagaimanapun. Sekarang kami membantu masyarakat dalam pembuatan tanggul untuk dapat mengantisipasi terjadi gelombang besar,” kata Kapten Inf Nada.

Mengingat saat ini kondisi cuaca tidak menentu, masyarakat diimbau selalu waspada. Mengantisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana, terutama warga yang tinggal di pesisir pantai. “Sekarang ini cuaca sedang tidak bersahabat, untuk itu saya minta masyarakat agar tetap waspada,” pesan Kapten Inf Nada.

Baca juga :  Wawali Arya Wibawa Ajak Komunitas TLCI Bangkitkan Pariwisata Denpasar

Sebelumnya, kawasan Pantai Lovina, Desa Kalibukbuk, Buleleng, mengalami abrasi. Akibat hantaman ombak besar beberapa hari belakangan ini, membuat dua rumah warga yang berada persis di pesisir pantai mengalami kerusakan. Dua rumah yang rusak tersebut milik Gusti Ayu Putu Susiantini (33) dan Putu Tirta (60) warga Banjar Dinas Kalibukbuk.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pemerintah Desa Kalibukbuk berencana merelokasi para korban yang rumahnya rusak akibat dihantam ombak.Lahan yang ditempati kedua keluarga itu adalah lahan milik desa adat setempat.

Pemerintah Desa Kalibukbuk telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng untuk pembuatan tanggul agar abrasi tidak semakin parah karena gelombang tinggi hampir setiap tahun terjadi. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.