Tingkatkan Produktivitas, Petani Dapat Pelatihan Herbisida Gramoxone

PULUHAN petani dan PPL di Kecamatan Praya Timur dan Janapria menghadiri pelatihan yang diselenggarakan Syngenta. Foto: rul

LOTENG – Peningkatan kesejahteraan petani perlu dilakukan melalui langkah terukur dan terencana. Terlebih di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), yang masih mengandalkan perekonomian masyarakatnya dari sektor pertanian.

Karena itu, program pelatihan penggunaan herbisida Gramoxone untuk petani, dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang digagas Syngenta, dirasa sangat positif meningkatkan produktivitas tanaman.

Read More

Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian Loteng, Adjar Sapto Utama, mengatakan, pihaknya mendukung pelatihan Sygenta di Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur pada Selasa (31/5/2022) lalu.

Sedikitnya 70 petani dan 30 PPL dari Kecamatan Praya Timur dan Janapria mengikuti pelatihan. “Kami harap pelatihan dan pendampingan kepada petani membuat petani makin maju dan berkembang,” ujar Adjar, Sabtu (4/6/2022).

Menurut dia, selama ini, peningkatan produktivitas pertanian tanaman sering terkendala beberapa hal. Salah satunya munculnya keberadaan gulma yang dapat menurunkan produktivitas tanaman, dan mengakibatkan kerugian besar bagi petani.

Penggunaan herbisida seperti Gramoxone untuk mengendalikan gulma juga banyak dilakukan petani, lantaran dianggap praktis, efisien biaya, waktu dan tenaga, sehingga menguntungkan dibanding dengan penyiangan manual. Sayang, banyak petani belum paham bagaimana menggunakan herbisida secara efektif, efisien, dan aman bagi kesehatan diri maupun lingkungan.

“Pelatihan yang dilakukan Sygenta kepada petani dan PPL ini adalah cara efektif untuk tahu sejauh mana penggunaan herbisida secara efektif, efisien, dan aman,” urainya.

Pelatihan juga diikuti perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, Kepala Unit Pelaksana Tugas Daerah (KUPTD), Dinas Kesehatan setempat, serta pedagang produk perlindungan tanaman.

Pelatihan Sygenta ini difokuskan memberi edukasi tentang kalibrasi penyemprotan, dan penggunaan herbisida Gramoxone secara tepat dan aman. Syngenta juga memberi informasi terkait lima aturan emas, lazim dikenal dengan five golden rules, untuk penyemprotan yang aman dan efektif serta kalibrasi.

Kepala Pelayanan Kesehatan Puskesmas Desa Ganti, dr. Handy Fujianto, turut menyampaikan materi terkait pencegahan keracunan pestisida dan prosedur pertolongan darurat.

Adjar berujar petani dan PPL menyambut antusias pelatihan tersebut. Karena itu, dia berharap pelatihan serupa dapat dilakukan juga di lokasi lain. rul

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.