JEMBRANA – Bupati Jembrana, I Putu Artha, menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada 6 orang perwakilan mahasiswa penerima beasiswa yang berprestasi tahap II, di Ruang VIP Kantor Bupati, Jumat (4/12/2020). Beasiswa yang diberikan ini guna mendorong prestasi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Jembrana.
Sebanyak 800 orang mahasiswa asal Kabupaten Jembrana yang berprestasi di tahap II mendapatkan beasiswa sebesar Rp3 juta per orang. Dengan IPK tertinggi 3.77. Pemberian beasiswa ini bertujuan untuk menjalin komunikasi dan silahturahmi serta sebagai bentuk perhatian bagi anak-anak yang berprestasi dalam menempuh pendidikan.
Diharapkan bantuan ini dapat meningkatkan proses belajar anak. Semoga semakin giat dan berprestasi dalam jenjang menuntut ilmu pendidikan. ‘’Pemberian beasiswa ini sebagai bentuk apresiasi kepada siswa-siswa yang berprestasi agar dapat meningkatkan prestasinya,’’ kata Bupati Artha.
Lebih lanjut, Artha bilang, program beasiswa ini untuk mendorong para mahasiswa asal Jembrana semakin berprestasi dan bisa bersaing. ‘’Kami harapkan, melalui beasiswa ini para penerima dapat memanfaatkan uang beasiswa sebaik-baiknya. Baik itu untuk meningkatkan prestasi maupun membantu biaya pendidikan dan tentunya bisa bersaing juga,’’ harapnya.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahrga Jembrana, Ni Nengah Wartini, mengatakan, setelah diseleksi yang dinyatakan lolos atau memenuhi persyaratan 800 mahasiswa. Dengan nilai IPK rata-rata di periode II ini mereka yang menembus IPK di atas 3,60 (cumlaude).
‘’Seleksi dilakukan melalui perankingan karena jumlah mahasiswa yang memenuhi persyaratan melebihi kuota anggaran yang disediakan. Sehingga ditetapkan pada periode II ini sebanyak 800 orang mahasiwa Jembrana yang menerima beasiswa,’’ katanya
Yang mendapatkan beasiswa ini merupakan mahasiswa PTN maupun PTS yang telah terakreditasi A pada jenjang Diploma III, Diploma IV dan Strata I. Masing-masing penerima mendapat beasiswa Rp3 juta per semester. Terkait dengan mekanisme pengajuan beasiswa seluruh pencairan berdasarkan aturan dan mekanisme yang sudah ditetapkan. Pada periode II telah diterapkan sistem Sistem Informasi Beasiswa Jembrana (Sibaja) merupakan pengembangan sistem pencairan beasiswa berbasis daring guna mempermudah mekanisme pencairan.
“Selain itu sistem ini juga memperluas kesempatan penerima beasiswa, khususnya mereka yang kuliah di luar daerah, untuk mempermudah melengkapi dan meng-upload berbagai kelengkapan serta persyaratan yang harus dipenuhi,’’ pungkasnya. man
























