Tim Gabungan Denpasar Gencarkan Sosialisasi Prokes, Sasar Desa/Kelurahan dengan Kasus Tinggi

  • Whatsapp
SOSIALISASI dan Edukasi Penerapan Protokol Kesehatan dengan menggunakan Mobil Calling di Wilayah Desa Padangsambian Kelod, Selasa (3/11/2020). foto: ist

DENPASAR – Berbagai upaya dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, untuk menekan terjadinya penularan kasus covid-19 yang tidak terkendali. Kali ini, bersama Tim Gabungan yang terdiri atas Dinas Kominfo, DP2AP3KB, Dishub dan instansi lainya turut menggelar Sosialisasi dan Edukasi menggunakan Mobil Calling dengan menyasar Wilayah Desa Padangsambian Kelod, Selasa (3/11/2020).

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, berbagai upaya terus dioptimalkan GTPP Covid-19 Kota Denpasar guna menekan laju penyebaran Covid-19.

Bacaan Lainnya

Dengan menggunakan Mobil Calling diharapkan masyarakat dapat lebih disiplin dalam menerapkan Protokol Kesehatan.

“Memang sudah banyak masyarakat yang sadar, namun melonjaknya kasus positif Covid-19 di beberapa wilayah Desa/Kelurahan harus disikapi dengan serius,” kata Dewa Rai.

Lebih lanjut dijelaskan, dengan seringnya masyarakat mendengarkan imbauan baik itu berupa sosialisasi dan edukasi diharapkan mampu menekan dan mengendalikan kasus Covid-19 di suatu wilayah desa/kelurahan. Dewa Rai juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak lengah. Hal ini mengingat Covid-19 masih berada di sekitar kita, dan klaster keluarga menjadi pusat penyebaran baru saat ini.

“Memang banyak yang sembuh, tapi kita harus tetap waspada kapan pun dan dimanapun, jadi jangan lengah, tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,” terangnya,

Baca juga :  Tercepat, DPRD dan Bupati Gianyar Bahas KUA-PPAS Perubahan 2020 dan KUA-PPAS 2021

“Sosialisasi dan edukasi menggunakan Mobil Calling akan digelar secara rutin dengan berkeliling di wilayah desa/kelurahan yang kasusnya tinggu, mudah-mudahan masyarakat tergugah untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan, dan penularan Covid-19 dapat ditekan,” imbuhnya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.