Tiga Kebakaran Melanda di Gianyar, Bedeng Proyek-Lahan Persawahan Hangus

KEBAKARAN di bangunan bedeng proyek Hotel Titik Dua di Jalan Uma Soca, Banjar Kalah, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud. Foto: ist
KEBAKARAN di bangunan bedeng proyek Hotel Titik Dua di Jalan Uma Soca, Banjar Kalah, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Tiga peristiwa kebakaran terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Gianyar dalam sehari, Sabtu (26/9/2026). Kebakaran menyasar bedeng proyek hotel di Desa Peliatan, Ubud, lahan di Banjar Parangsada, Desa Pering, Blahbatuh, serta lahan persawahan di Banjar Peteluan, Desa Temesi, Gianyar.

Kebakaran pertama terjadi di bangunan bedeng proyek Hotel Titik Dua di Jalan Uma Soca, Banjar Kalah, Desa Peliatan, Ubud, sekitar pukul 09.50 Wita. Kobaran api dengan cepat membakar bangunan semipermanen, yang sebagian besar berbahan kayu dan tripleks tersebut.

Read More

Tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 10.10 Wita. Petugas langsung melakukan penanganan dan sekitar pukul 11.00 Wita api berhasil dipadamkan. Beruntung, kobaran api tidak sampai merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Bangunan yang terbakar merupakan bedeng proyek berlantai dua berukuran sekitar 24 meter x 10 meter. Bangunan tersebut menggunakan material kayu dan tripleks di bagian dinding, sedangkan atapnya menggunakan seng.

Sejumlah peralatan dan barang di dalam bedeng ikut terbakar. Yakni tiga mesin bor listrik, satu mesin laser, pipa saluran air, peralatan pertukangan, keramik, satu unit sepeda motor Honda Vario DK 3425 HW, pakaian, kartu identitas, peralatan memasak, peredam suara, mesin bor, hingga alat pembersih. Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp50 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Personel Polsek Ubud yang dipimpin Pawas Iptu Anak Agung Gd Pendi Martana bersama Bhabinkamtibmas Desa Peliatan dan tiga unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Gianyar kemudian mendatangi lokasi.

“Sebab pasti terjadinya kebakaran masih didalami, namun dugaan sementara akibat korsleting arus pendek listrik. Para penanggung jawab juga membuat surat pernyataan bersama untuk menerima kejadian ini sebagai musibah, tidak melaporkan secara resmi ke kepolisian, dan tidak menuntut pihak mana pun,” jelas Kapolsek.

Belum usai penanganan kebakaran di Peliatan, peristiwa serupa juga terjadi di wilayah Blahbatuh. Kebakaran lahan dilaporkan terjadi di Banjar Parangsada, Desa Pering.

Kebakaran kembali terjadi pada sore harinya. Sekitar pukul 16.30 Wita, kobaran api muncul di lahan persawahan Banjar Peteluan, Desa Temesi, Kecamatan Gianyar. Dua unit armada Damkar dikerahkan bersama petugas untuk memadamkan api, dan mencegah kobaran meluas ke area sekitarnya.

Rangkaian kebakaran di Gianyar bahkan sudah terjadi sejak sehari sebelumnya. Jumat (25/9/2026), kebakaran melanda proyek restoran di Jalan Raya Sayan, Banjar Kutuh, Desa Sayan, Kecamatan Ubud.

Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, bangunan proyek restoran yang terbakar berukuran sekitar 10 x 10 meter dan terdiri atas lima lantai. Sebanyak lima unit kendaraan pemadam dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

Api berhasil dijinakkan setelah petugas berjibaku selama sekitar dua jam. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. adi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.