KARANGASEM – KPU Karangasem sementara bisa bernapas lebih lega setelah ratusan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) menjalani tes cepat Covid-19, Kamis (9/7/2020). Hasilnya, semua dinyatakan nonreaktif. Tes cepat ini dilaksanakan bekerja sama dengan Gugus Tugas Penangananan Covid-19 Karangasem serta Dinas Kesehatan Karangasem.
Ketua KPU Karangasem, I Gede Krisna Adi Widana, mengatakan, tes cepat tersebut merupakan bentuk antisipasi dan deteksi awal jajaran penyelenggara Pilkada 2020 terpapar Covid-19. Mereka harus dipastikan kondisi kesehatannya sebelum melaksanakan tahapan coklit yang dimulai pada 15 Juli mendatang. “Ini wajib untuk memastikan petugas penyelenggara benar-benar sehat dan tidak ada yang terpapar virus Corona,” kata Krisna.
Kata dia, tes cepat dilakukan bertahap kepada badan ad hoc. Untuk jumlah keseluruhan badan ad hoc tersebut yakni 1.113 PPDP, 64 PPK beserta sekretariat, dan 234 PPS dengan ketentuan tidak ada tahapan yang terlewati. Karena jumlahnya mencapai ribuan orang, dia berkata petugas di kecamatan yang memiliki paling banyak badan ad hoc yang didahulukan menjalani tes cepat.
Untuk selanjutnya, jelasnya, KPU Karangasem akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan tes cepat bagi penyelenggara yang kemarin belum dites agar menjalani tes cepat di setiap puskesmas. Jika hasil tesnya ada yang reaktif, dia berkata akan dilakukan isolasi selama 14 hari sesuai dengan protokol Covid-19. Berdasarkan data yang diperoleh, yang menjalani tes cepat kemarin sebanyak 610 PPDP ditambah PPK dan PPS serta sekretariat. Total jumlah yang diperiksa kesehatannya sebanyak 912 orang. 017
























