Tersangka OTT, Perbekel Melinggih Belum Diberhentikan Sementara, Ini Penjelasan Kadis PMD Gianyar

  • Whatsapp
KEPALA Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Gianyar, Dewa Ngakan Ngurah Adi. Foto: ist
KEPALA Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Gianyar, Dewa Ngakan Ngurah Adi. Foto: ist

GIANYAR – Tersangka Operasi Tangkap Tangan (OTT) Perbekel Melinggih, I Nyoman Surata; dan Kelian Banjar Griya, I Nyoman Pania, tidak ditahan, sehingga belum ditunjuk Pelaksana Tugas (Plt). Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Gianyar, Dewa Ngakan Ngurah Adi, Selasa (16/2/2021).

Ditanya apakah sudah menunjuk Plt Perbekel Melinggih, Dewa Adi mengatakan, belum. Hal tersebut dikarenakan yang bersangkutan masih bisa menjalankan fungsi sebagai perbekel, lantaran tidak ditahan, sehingga tidak diberhentikan sementara. ‘’Belum di-plt-kan. Karena yang bersangkutan tidak ditahan. Masih bisa melaksanakan tugas,’’ jelasnya.

Bacaan Lainnya

Terkait statusnya sebagai tersangka, Ngakan Adi kembali menegaskan, lantaran belum ditahan sehingga belum diberhentikan sementara. ‘’Walau sudah tersangka, tapi kan dalam UU Desa dan Perda, status tersangka, bupati dapat memberhentikan sementara. Kata dapat itu, sepanjang misalnya tidak ditahan, masih bisa melaksanakan tugas artinya belum diberhentikan sementara,’’ ujarnya.

Lanjut dia, lain halnya kalau ditahan, sudah pasti tidak bisa melaksanakan tugasnya. ‘’Kecuali misalnya ditahan, kan tidak mungkin melakukan tugas,’’ imbuhnya.

Berdasarkan informasi dihimpun di lapangan, kedua tersangka OTT tersebut tidak ditahan aparat kepolisian. Namun, alasan kedua tersangka tak ditahan, belum ada yang bisa dikonfirmasi. Kasatreskrim Polres Gianyar, AKP Losa Lusiano Araujo, saat ditelepon tidak mengangkat, begitu juga pesan singkat yang dikirim belum dibaca.

Baca juga :  Ringankan Beban Ekonomi Krama, Banjar Adat Tuban Griya Bagikan 6,2 Ton Beras

Sedangkan Kasubbag Humas Polres Gianyar, AKP Nyoman Hendrajaya, mengatakan, belum bisa memberikan keterangan, karena belum ada laporan. ‘’Saya belum bisa berkomentar, karena Pak Kasat belum memberikan keterangan,’’ jelasnya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.