Terima Mahasiswa KKN di Tengah Pandemi, Bupati Mas Sumatri Harap Beri Manfaat Bagi Masyarakat

  • Whatsapp
Foto: KKN KARANGASEM BUPATI Karangasem, IGA Mas Sumatri, membuka KKN Angkatan XVII Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar di wantilan kantor Bupati Kabupaten Karangasem, Kamis (16/7). Foto: nad
Foto: KKN KARANGASEM BUPATI Karangasem, IGA Mas Sumatri, membuka KKN Angkatan XVII Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar di wantilan kantor Bupati Kabupaten Karangasem, Kamis (16/7). Foto: nad

KARANGASEM – Sebanyak 353 mahasiswa Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Karangasem. Meski di tengah adanya pandemi Covid-19, pendidikan harus tetap dijalankan dengan mengikuti protokol kesehatan. Dari kegiatan KKN diharapkan dapat meninggalkan hal yang bermanfaat di tengah masyarakat.

Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri, menegaskan hal itu saat membuka KKN Angkatan XVII Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar di wantilan kantor Bupati Kabupaten Karangasem, Kamis (16/7). KKN Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar kali ini mengambil tema ‘’Edukasi Pola New Normal Pasca-Covid-19’’.

Bacaan Lainnya

Rektor Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si., mengatakan, mahasiswa yang akan menjalankan kegiatan KKN tersebar di 25 daerah di Karangasem. Hal ini merupakan penerimaan KKN pertama di situasi adaptasi tatanan baru (new normal) di Karangasem.

Meski di Karangasem masuk zona merah Covid-19, pihaknya harus tetap memilih Karangasem sebagai tujuan dilaksanakannya KKN karena memang Karangasem sudah tercatat dalam jadwal. ‘’Sudah dijadwalkan sejak dulu, jadi kita tidak bisa mengubah jadwal itu. Setelah Tabanan, Karangasem terpilih. Kami menilai Karangasem kekurangan pohon-pohonan dengan daerahnya yang tandus dan tanahnya agak kering. Jadi kami ingin kembali menerapkan program “satu pohon sejuta napas” yang sudah kami terapkan di Tabanan dahulu,’’ ujarnya.

Baca juga :  Pegiat Sastra Bali Modern “Keroyokan” Apresiasi SBM

Ada pun jenis pohon yang akan ditanam nantinya ialah pohon kelapa hijau dan kelapa gading. Ini dinilai Sudiana akan bermanfaat tidak saja untuk makanan biasa namun juga untuk upakara dan sebagainya.

Sudiana yang juga Ketua PHDI ini berpesan kepada mahasiswa yang nanti akan melaksanakan KKN untuk tetap mengikuti protokol kesehatan. Sehingga KKN ini diikuti dalam keadaan sehat. ‘’Mudah-mudahan tidak sampai ada yang terpapar virus Corona, sebagai dosen kita meninjau KKN wajib mengikuti protokol kesehatan,’’ harapnya.

Hal senada juga disampaikan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri. Ia juga mengimbau agar mahasiswa tetap menaati protokol kesehatan. ‘’Saya mengimbau pada mahasiswa yang sekarang belajar di desa-desa dimanapun penempatannya, saya mohon nanti berkolaborasi dengan baik dengan satgas setempat. Misalnya ada mahasiswa yang dirasa sakit harap segera menghubungi satgas setempat tentu akan difasilitasi oleh PMD,’’ pesan Mas Sumatri.

Mas Sumatri menambahkan, meski di situasi pandemi pendidikan anak-anak tidak boleh terputus. Ia ingin menunjukkan Karangasem cerdas, bersih, dan bermartabat berlandaskan Tri Hita Karana dan cerdas. ‘’Ini kita mengutamakan pendidikan sehingga kita benar-benar mendapatkan ilmu yang bisa bermanfaat,’’ pungkasnya. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.