Terancam Dibekukan, Putra Pegok Minta Klarifikasi Asprov PSSI Bali

WAKIL Ketua Umum Putra Pegok, I Gusti Lanang Rai Buyana. foto : ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Karena terancam dibekukan dari keanggotaan, manajemen klub sepakbola Putra Pegok Denpasar minta klarifikasi Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Bali.

Sebagaimana disebutkan saat Kongres biasa (kongres tahunan) Asprov PSSI Bali yang digelar Minggu (11/6/2023), bahwa Putra Pegok akan dibekukan sesuai regulasi (aturan), karena tiga kali berturut-turut tidak mengikuti agenda kompetisi Liga 3 Zona Bali.

Read More

Hanya, dari pihak manajemen Putra Pegok membantah jika pihaknya disebutkan sebanyak tiga kali tidak ikut Liga 3 zona Bali. Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Umum Putra Pegok, I Gusti Lanang Rai Buyana kepada posmerdeka.com, Minggu (11/6/2023) malam.

”Saya sebagai wakil ketua umum Putra Pegok sangat menyayangkan apa yang dilakukan Asprov PSSI Bali. Sangat gegabah tanpa didukung data menyampaikan di depan kongres bahwa Putra Pegok tidak ikut kompetisi berturut-turut 3 kali dan sesuai regulasi akan di bekukan,” sebut Lanang Rai.

Ia juga menjelaskan, Putra Pegok bergabung menjadi anggota Asprov PSSI Bali tahun 2027 sejak induk organisasi sepakbola di Bali itu dipimpin Ketut Suardana. Tahun 2017 dan 2019, Putra Pegok ikut Liga 3 zone Bali.

Kemudian tahun 2022, Asprov PSSI Bali tidak menggelar Liga 3 zone Bali karena Bali dan umumnya Indonesia dilanda covid-19. Baru di tahun 2021 dan 2022, benar Putra Pegok tidak ikut dua kali berturut-turut.

”Lantas dari mana mereka (Asprov PSSI Bali) mendapat data Putra Pegok tidak ikut Liga 3 zona Bali sebanyak tiga kali. Sementara agenda Liga 3 Zona Bali 2023 belum dimulai. Karena itu kami minta klarifikasi Asprov PSSI Bali,” tegas Lanang Rai. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.