Tenaga Kontrak-Honor di Gianyar Belum Gajian

  • Whatsapp
SEKDA Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya. Foto: adi
SEKDA Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya. Foto: adi

GIANYAR – Tenaga kontrak dan honorer Pemkab Gianyar mengalami keterlambatan gaji sejak bulan Desember 2020. Keadaan ini menjadi bahan perbincangan di kalangan mereka, terlebih gaji yang diterima lebih kecil dari UMR Gianyar yang kini di atas Rp2,5 juta. “Sudah dari Desember tidak gajian, karena kami butuh kerja ya tetap bekerja meski belum dibayar,” keluh salah satu pegawai kontrak yang tidak mau disebut identitasnya, Kamis (14/1/2021). 

Lebih jauh diutarakan, keterlambatan gaji tidak hanya di dinas tempatnya bekerja, tapi keseluruhan tenaga kontrak dan honorer. “Untuk sehari-hari harus mengirit, soalnya sumber pendapatan dari sana aja,” sambungnya dengan nada pasrah. 

Bacaan Lainnya

Sekda Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya, yang dimintai tanggapan atas keluhan itu, membantah adanya defisit anggaran di pemkab yang menyebabkan gaji tenaga kontrak dan honorer jadi terlambat. “Tenaga kontrak dan honorer berbeda dengan ASN. Kalau ASN pembayaran gajinya memang di awal bulan, kalau tenaga kontrak itu kerja dulu baru gaji dibayar,” ucapnya beralasan. 

Dia tidak memungkiri gaji tenaga kontrak atau honorer di bulan Desember memang belum dibayar, karena peralihan sistem aplikasi ke Sistem Informasi Pemerintah Daerah. “Seluruh Indonesia demikian (kondisinya akibat) beralih ke sistem baru. ASN juga belum dibayarkan karena peralihan sistem ini, termasuk APBD masuk di sana,” sebutnya tanpa merinci kapan kemungkinan gaji akan dibayarkan. adi

Baca juga :  KMHDI Karangasem Sumbang 1.000 Masker ke RSUD Karangasem

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.