Tembok Penyengker SDN 6 Peninjoan Ambrol, Ruang Kelas 4 Terancam

TEMBOK penyengker sepanjang 15 meter di SDN 6 Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli ambrol setelah terjadi hujan deras. Foto: ist

BANGLI – Tembok penyengker sepanjang 15 meter di SDN 6 Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli ambrol setelah terjadi hujan deras. Kondisi itu mengakibatkan proses pembelajaran para siswa pada Rabu (15/12/2021) terpaksa dilakukan secara daring. Sebab, salah satu ruang kelas kini terancam rawan amblas juga.

Kepala SDN 6 Peninjoan, Sang Ayu Nyoman Rauh, menyampaikan, ambrolnya tembok penyengkerterjadi pada Selasa (14/12) sekitar pukul 16.00 Wita saat hujan deras. Air hujan yang melimpah menyebabkan aliran air got di bawah tembok tersebut menjadi sangat besar. “Kemungkinan karena besarnya volume air hujan di got itu, tembok penyengker sekolah jadi tergerus dan ambrol,” paparnya.

Read More

Sehari setelah tembok penyengker jebol, pihak sekolah terpaksa menerapkan pembelajaran secara daring. Tembok penyengker itu mepet dengan ruang kelas empat, dan dia khawatir bila hujan terus-menerus akan turut menyebabkan ruangan kelas empat ikut tergerus. “Hari ini (kemarin) proses pembelajaran para siswa kami terapkan secara daring. Kami takut anak-anak main ke sana,” jelasnya.

Disinggung upaya perbaikan, dia berkata Kadisdik Bangli bersama jajarannya telah turun ke lokasi. Hanya, kapan perbaikan dilakukan, dia mengaku belum tahu pasti. Satu hal yang dipastikan, Kadisdik menyatakan perbaikannya akan melalui Tim Reaksi Cepat. “Tadi saya juga sudah langsung bersurat ke Disdik dan BPBD,” imbuhnya.

Untuk pembelajaran pada hari ini, dia menyebut akan dilakukan seperti biasa. Meski begitu, para guru akan berupaya melakukan pengawasan lebih ketat agar para siswa anak tidak bermain di lokasi kejadian. Khusus untuk proses pembelajaran siswa kelas 4 dengan jumlah 12 orang, sekolah akan memanfaatkan ruang perpustakaan untuk sementara waktu. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.