“Teman Parta” Gelar Donor Darah

  • Whatsapp
KEGIATAN donor darah di wantilan pura Dalem Desa Adat Guwang. Foto: adi
KEGIATAN donor darah di wantilan pura Dalem Desa Adat Guwang. Foto: adi

GIANYAR – Lebih dari 300  warga dari berbagai daerah di Gianyar ikut berpartisipasi dalam kegiatan “Donor Darah Adalah Yadnya” yang diselenggarakan Komunitas Teman Parta, di wantilan Pura Dalem Desa Adat Guwang, Kecamatan Sukawati, Minggu (12/12/2021). 

Anggota DPR RI Dapil Bali, I Nyoman Parta, mengatakan, peserta yang ikut donor darah ini umumnya semua pendonor aktif. Namun, pada penghujung tahun 2020 ini, dia mengajak untuk membuat momen tahun baru dengan pertimbangan kebutuhan darah banyak. “Masyarakat lagi ingin berwisata, libur, tidak sempat donor, sehingga kami bantu siapkan stok darah di PMI. Ya dari hubungan baik ajalah kita kontak pendonor aktif, ajak bersama membuat acara ini. Ini acara donor paling banyak,” tutur politisi berpostur sentosa tersebut. 

Bacaan Lainnya

Terkait persediaan darah, dia menilai di Gianyar sangat bagus, karena sudah menjadi gaya hidup. Hanya, di kabupaten lain harus disosialisasikan lagi. Kata dia, makin sering darah diambil maka itu pertanda kita sehat. Dia berpesan kepada masyarakat yang sampai saat ini tidak pernah mendonorkan darah, agar mulai latihan donor. Pun agar di setiap banjar ada pangkalan data golongan darah warga, sehingga ketika dibutuhkan masyarakat tidak harus panik mencari pendonor.

Baca juga :  Sebelum Laga Sudah Diingatkan, Tapi Timnas Indonesia Tetap Kena Dua Gol "Set Piece"

“Karena donor darah ini adalah antisipasi kedaruratan. Kalau anak sakit, saudara, kakak, adik masihkah kita mengatakan tidak berani? Oleh karena itu latihan donor jadi penting,” urainya.

Ketua PDDI Bali, I Ketut Pringgantara, mengungkapkan, manfaat donor darah sangat luar biasa. Pertama, bisa melakukan pemeriksaan gratis empat penyakit besar yakni hepatitis, malaria, HIV dan narkoba. “Kalau sudah terkena itu, bisa dideteksi lebih awal, darah (calon pendonor) tidak bisa dipakai,” terangnya. 

Menurutnya, saat ini organisasinya terus bergerak karena kebutuhan darah saat pandemi naik. Hal itu yang mendasari PDDI keliling kabupaten/kota se-Bali agar kuota darah terpenuhi. “Beruntung semester akhir ini sudah dapat darah 7.000 kantong seluruh Bali. Bukti kepedulian masyarakat Bali tinggi, ngiring (mari) jaga Bali lewat donor darah,” pesannya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.