Tekan Angka Pengangguran, Buleleng Gelar Bursa Kerja Virtual

PEMBUKAAN Buleleng Virtual Job Fair 2021 oleh Kepala Disnaker Buleleng, Ni Made Dwi Priyanti Putri, di kantor Disnaker Buleleng. foto: rik

BULELENG – Di tengah situasi pandemi Covid-19, sebagian masyarakat Buleleng memerlukan pekerjaan karena sebelumnya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Guna menekan angka pengangguran, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Buleleng menggelar acara job fair (bursa kerja) 2021 secara virtual, yang berlangsung selama 3 hari dan diikuti 21 perusahaan.

Kepala Disnaker Buleleng, Ni Made Dwi Priyanti Putri, mengatakan, bursa kerja merupakan kesempatan bagi angkatan kerja bertemu dengan penyedia kerja. Hanya saja karena situasi pandemi Covid-19, saat ini pencari kerja dengan penyedia kerja pertemuannya dilakukan secara virtual, termasuk informasi terkait penempatan kerja.

Read More

Sebanyak 21 perusahaan yang membuka job fair ini bergerak di berbagai bidang, seperti perbankan, restoran, usaha retail, pembiyaan, perdagangan, P3MI, dan lain-lain. “Tahun ini kami buka secara virtual karena situasi pandemi. Sebanyak 22 perusahaan skala lokal dan nasional yang bergerak di berbagai bidang ikut berpartisipasi,” kata Dwi Priyanti, Rabu (25/8/2021).

Dari 22 perusahaan yang mengikuti kegiatan job fair, ditarget berhasil menyerap ribuan tenaga kerja asal Buleleng, yang bisa mengurangi angka pengangguran dampak dari Covid-19. Terlebih situasi pandemi ini, angka pengangguran kini mulai meningkat drastis di Buleleng.

Dari data yang ada, angkatan kerja di Buleleng saat ini sebanyak 382.712 orang. Dan yang terserap sebanyak 362.851 orang di berbagai sektor pekerjaan. Dari angka tersebut, sebanyak 19.861 orang terkategori pengangguran terbuka. “Kami harap melalui job fair, angka penangguran didominasi pria ada 12.749 orang bisa berkurang setelah berhasil diserap sejumlah perusahaan yang mengikuti job fair,” ujar Dwi Priyanti.

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Made Budi Astawa menjelaskan, job fair ini merupakan komitmen dari instansi terkait yang berkolaborasi dengan perguruan tinggi dan pihak swasta dalam upaya menekan angka pengangguran. “Ini strategis karena memberikan ruang secara langsung untuk mencari peluang kerja,” katanya. rik

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.