Tambahan Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Makin Meningkat, Kasus Aktif Kini Tembus 2.000 Lebih

  • Whatsapp
JURU Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: ist

DENPASAR – Perkembangan harian pandemi covid-19 di Kota Denpasar, masih diwarnai peningkatan kasus terkonfirmasi positif, dimana pada Kamis (15/7/2021) tercatat penambahan sebanyak 362 orang. Sementara pasien sembuh bertambah 106 orang, berselisih 256 orang dari tambahan kasus baru. Di hari yang sama, kembali ada kabar duka, dimana 4 pasien dengan status terkonfirmasi covid-19 meninggal dunia.

Dominannya tambahan kasus baru dibandingkan dengan pasien sembuh dalam sebulan terakhir in, membuat kasus aktif (pasien covid-19 dalam perawatan) di ibu kota provinsi Bali ini, melonjak drastis hingga tembus 2.000 orang lebih. Padahal, dalam catatan posmerdeka.com, kasus aktif di Denpasar sempat berada pada titik terendah, dibawah 1 persen (0,59%) atau hanya 88 orang per 13 Juni 2021.

Bacaan Lainnya

Secara kumulatif, kasus positif di Denpasar sampai saat ini berjumlah 18.791 orang. ”Dari jumlah itu, yang sudah sembuh sebanyak 16.120 orang (85,79%). Meninggal dunia bertambah menjadi 392 orang (2,09%) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan meningkat menjadi 2.279 orang (12,12%).” ungkap Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Pihaknya juga merinci tambahan 4 kasus meninggal dunia yakni, pasien pertama; seorang perempuan usia 49 orang berdomisili di Desa Pemecutan Kelod. Pasien kedua. seorang perempuan 78 tahun berdomisili di Kelurahan Ubung. Pasien ketiga; laki-laki 57 tahun yang berdomisili di Kelurahan Tonja. Dan pasien keempat; laki-laki 75 tahun yang berdomisili di Desa Dangin Puri Kaja.

Baca juga :  Balita Pengidap Gizi Buruk di Denpasar Utara Diberi Bantuan

Meningkatnya kasus aktif, seiring peningkatan kasus positif yang makin masif setiap harinya memberi isyarat tingkat penularan covid-19 di Denpasar belum terkendali. Karena itu, Dewa Rai kembali mengingatkan dan mengajak seluruh masyarakat harus disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) saat beraktivitas, dengan berpedoman pada penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan. Intinya, kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam beberapa hari terakhir ini, kasus mengalami peningkatan drastis,” ujarnya.

Untuk menekan penularan, tambahnya, Satgas sudah melakukan berbagai upaya guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Seperti menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan selanjutnya vaksinasi akan menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun.

“Sekali lagi, kami mohon masyarakat melakukan prokes ketat, termasuk saat di rumah untuk meminimalisir klaster keluarga,” harap Dewa Rai seraya mengajak masyarakat mensukseskan vaksinasi Covid-19.

Kemudian, dalam upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengimbau masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga :  Libatkan OPD Dalam Vaksinasi Covid-19, Fraksi Indonesia Raya Apresiasi Bupati Gianyar

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” tegas Dewa Rai. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.