Tahun 2025, DPRD Bangli Rancang Rapat Kerja dan Sidak

I Ketut Suastika. foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Memasuki awal tahun 2025, DPRD Bangli mulai merancang agenda rapat dengan para ketua AKD, membahas agenda guna memecahkan berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat. DPRD Bangli merancang intensitas pelaksanaan rapat kerja (raker) akan ditingkatkan. ”Raker diagendakan setiap minggu sekali, sesuai aspirasi yang diserap,” tegas Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika, Selasa (7/1/2025).

Lebih lanjut disampaikan, intensitas kerja akan ditingkatkan tahun 2025, dimulai dengan membuat perencanaan kerja. Aspirasi yang masuk dari masyarakat, media sosial maupun hasil studi tiru akan dirapat-kerjakan agar ada solusi dan hasil yang jelas. “Rapat kerja nanti sifatnya terbuka, tidak boleh ada yang ditutupi. Terlebih APBD bersifat transparan, sehingga proses pengawasan APBD juga harus bersifat terbuka,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Untuk itu, Suastika memastikan program peningkatan intensitas rapat kerja berjalan mulai pekan kedua bulan Januari ini. Setiap bulan Badan Musyawarah (Bamus) akan menjadwalkan rapat kerja tersebut, dengan pola komisi-komisi dan Alat Kelengkapan Dewan yang lain akan digilir rapat kerja sesuai aspirasi yang diserap.

”Rapat kerja dengan OPD terkait guna meningkatkan sinergitas dalam pengawasan, serta menindaklanjuti program dan Visi-Misi Bupati Bangli menuju Bangli Era Baru,” paparnya.

Hasil kunjungan studi banding ke daerah lain, ulasnya, akan dirapat-kerjakan juga untuk dipakai acuan dalam membuat kebijakan. Sebab, bagaimanapun masing-masing daerah punya kelemahan dan keunggulan.

Perbandingan antarkabupaten atau OPD yang lain, itu akan dirapat-kerjakan dengan harapan eksekutif dan legislatif membangun Bangli jadi lebih baik. “Baik dari sisi keuangannya, tata kelola pemerintahan maupun peningkatan SDM-nya,” ungkap Suastika.

Disinggung terkait sidak proyek sebagai bentuk pengawasan pelaksanaan APBD yang selama ini relatif masih minim, dia berjanji akan digencarkan. Dia memastikan tahun 2025 ini DPRD Bangli, khususnya Komisi III, didorong ke lebih sering turun ke lapangan.

Tidak hanya pada akhir tahun saja, tapi akan lebih intens sesuai aspirasi yang muncul. “Jadi, lebih awal kami bisa mengetahui. Kami akan lebih sering ke lapangan sebagai bentuk pengawasan,” jaminnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses