Taekwondo SEA Games: Silvana Raih Perak, Kadek Heni Sumbang Perunggu

TAEKWONDOIN Indonesia asal Bali, Kadek Heni Prikasih (kedua dari kanan) usai menerima kalungan medali SEA Games di Tay Ho Gymnasium, Hanoi, Vietnam, Selasa (17/5/2022). foto: ist

HANOI – Hari keempat pertandingan cabang olahraga taekwondo Selasa (17/5/2022), Tim Indonesia meraih satu perak dan dua perunggu. Perak diraih taekwondo muda Silvana Lamanda di kelas U-67 kg putri katagori Kyorugi (tarung).

Sementara 2 perunggu disumbangkan Renaldi Atmanegara pada kelas U-54 kg putra dan taekwondoin asal Bali Ni Kadek Heni Prikasih di kelas U-46 Kg putri.

Read More

Pada laga final di Tay Ho Gymnasium, Hanoi, Vietnam, Silvana tidak berkutik menghadapi taekwondoin tuan rumah Thi Kheim Bac yang merupakan peraih medali emas SEA Games Filipina 2019. Silvana yang baru berusia 17 tahun tampak demam panggung sepanjang pertandingan, sehingga kalah telak 0-19.skor akhir tercatat 19-0.

Pukulan dan tendangan yang dilancarkan Silvana seperti tak bertenaga, sehingga mudah ditepis oleh lawan yang didukung seisi stadion. Sepertinya, kelemahan Silvana ini sudah terbaca lawan. Thi Kheim Bac tampil percaya diri menyudahi permainan dalam tiga babak dengan tiap babak selama dua menit.

Pelatih Tim Nasional Taekwondo Ong Stevanus Ariosuseno mengatakan capaian yang diraih Silvana sudah luar biasa karena menjadi atlet debutan di SEA Games Vietnam. Silvana yang merupakan peraih medali perak pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 ini sudah mampu menembus level persaingan tingkat Asia Tenggara.

“Silvana ini masih muda dan baru juga bergabung di Pelatnas. Capaiannya sudah bagus, nanti tinggal diasah lagi ke depan karena motivasinya tinggi dan mentalnya bagus,” kata Ong. “Hari ini hanya satu atlet yang tidak bawa medali, Adam di kelas Under 68 Kg. Dia kalah di babak perempat final,” tambahnya.

Setali tiga uang, Kadek Heni yang merupakan taekwondoin binaan Pengkab TI Badung Bali, juga tak berdaya menghadapi ketangguhan atlet tuan rumah. Hanya kekalahan peraih emas PON XX di Papua itu terjadi di babak semifinal, sehingga Kadek Heni harus puas dengan medali perunggu.

Dikonfirmasi Selasa (17/5/2022) malam, Ketua Pengkab TI Badung, Tjin Johanes tetap mengaku bersyukur atas raihan perunggu Kadek Heni yang baru pertama kali membela Indonesia di ajang SEA Games. ”Taekwondoin yang mengalahkan Kadek Heni juga merupakan atlet olimpiade,” ujarnya.

Sementara itu, Manajer Timnas Taekwondo Indonesia Laras Fitriana Noviaty menambahkan peluang untuk menambah medali bagi Indonesia masih terbuka.

”Pada Rabu (18/5), Indonesia akan menurunkan empat atlet untuk katagori Kyorugi (tarung) yakni Megawati pada kelas U -53 Kg putri, Muhammad Bassam U -63 Kg putra, Mariska U -57 Kg putri dan Osanando Naufal -74 Kg putra,” ujarnya, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

Sejauh ini Tim Taekwondo Indonesia sudah meraih lima perunggu dan satu perak dari target meraih dua medali emas pada SEA Games Vietnam 2021. Tiga perunggu sebelumnya diraih di katagori poomsae. Pada SEA Games kali ini, Indonesia diperkuat oleh 10 atlet kategori Kyorugi dan 4 atlet kategori Poomsae. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.