Sukiman-Suhaili Bisa Menantang Zul-Rohmi di Pilkada NTB

RELAWAN Sasak Bersatu memunculkan paket Sukiman-Suhaili sebagai penantang Zul-Rohmi pada Pilkada NTB 2022 yang kini viral di media sosial. Foto: ist

MATARAM – Paket petahana, Zulkieflimansyah- Sitti Rohmi Djalillah (Zul-Rohmi) dikabarkan mengantongi restu untuk maju kembali pada Pilkada NTB 2024 mendatang. Itu terlihat dari munculnya sejumlah flyer di media sosial untuk sosialisasi Zul-Romi jilid 2. Di sisi lain, wacana paket Sukiman-Suhaili dinilai bisa menjadi penantang serius bagi Zul-Rohmi.

Sosialisasi Zul-Rohmi jilid 2, menurut akademisi UIN Mataram, Ihsan Hamid, dapat dimaknai sebagai psywar (perang urat syaraf) sekaligus curi start. “Ya ini sebagai langkah curi start, sekaligus menunjukkan bahwa hanya paket ini yang paling siap saat ini,” katanya, Selasa (10/5/202).

Bacaan Lainnya

Dari berbagai sumber yang diperoleh, struktur tim pemenangan Zul-Rohmi sudah terbentuk. Anggota DPR RI, Syamsul Lutfi, yang adik kandung Wagub Sitti, kabarnya didaulat menjadi ketua tim.

Adanya kabar itu, sambung Ihsan, kian menunjukkan kepada publik bahwa hanya Zul-Rohmi paling siap menyongsong Pilkada 2024. “Ini menguntungkan secara politik dalam membangun opini publik, karena paket ini jadi yang pertama direkam di pikiran publik,” ulasnya.

Sosialisasi Zul-Rohmi jilid 2, imbuhnya, juga bertujuan menepis keraguan publik terkait opini selama ini bahwa ada pasang-surut pasangan dari koalisi PKS dan Nasdem tersebut. Suka tidak suka, harus diakui petahana memang faktanya paling siap, mulai dari sisi infrastruktur, logistik, hingga komitmen politik dibanding siapa pun calon lawannya.

Baca juga :  Pemerintah Diminta Cepat Selamatkan LPD dan Koperasi

Jika tidak segera dikanalisasi isu politik ini, maka rekaman paket ini di memori politik akan makin kokoh. Hal itu dapat menyulitkan penantang untuk melawan. “Paling tidak penantang butuh tenaga besar untuk mengimbangi kuatnya ketokohan Zul-Rohmi yang tertanam lebih dahulu dalam memori publik,” ucap Ihsan.

Meski mengakui Zul-Rohmi terbilang paling siap, dia mengingatkan munculnya relawan Sasak Bersatu yang kini memunculkan paket Sukiman-Suhaili. Sukiman masih menjabat Bupati Kabupaten Lombok Timur, sedangkan Suhaili FT adalah mantan Bupati Lombok Tengah (Loteng) dua periode.

Dia memandang paket Sukiman-Suhaili berasal dari basis terbesar suara pemilih di NTB. Jika ini benar terwujud, berpeluang menjadi ancaman serius Zul-Rohmi lanjut ke jilid 2. Prinsip Sasak Bersatu, sambungnya, sangat mengena jika terus dikembangkan di tengah masyarakat.

Sebab, Pulau Lombok merupakan pemilih mayoritas bila dibandingkan Pulau Sumbawa. Meski Zul-Rohmi memiliki sejumlah kekuatan sumber daya, tapi mereka belum mampu menguatkan dan memobilisasi Suku Sasak sebagai mayoritas pemilih terbesar di NTB.

Satu hal diingatkan, pada Pilkada 2024 sesungguhnya tidak ada kandidat petahana. Sebab, ada jeda satu tahun untuk figur kepala daerah yang maju akan diisi penjabat Gubernur yang berasal dari pusat.

“Provinsi NTB masuk yang barengan dengan Pilkada Serentak 2024, tentu peluang Sukiman-Suhaili, jika benar terjadi, paket ini akan kuat menjadi penantang Zul-Rohmi jilid 2,” tandas Ihsan Hamid. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.