Stok Minyak Goreng Curah dan Kemasan di Denpasar Mencukupi

WALI KOTA Jaya Negara saat memantau harga barang kebutuhan pokok di Pasar Kreneng, Denpasar, Jumat (8/4/2022). Foto: ist

DENPASAR – Kadisperindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, menyatakan kebutuhan minyak curah di Denpasar terpenuhi dan berjalan lancar. Adapun hasil pemantauan ketersediaan stok minyak goreng curah di tingkat distributor yakni 24.701 ton, sedangkan jumlah minyak goreng kemasan di tingkat sub distributor yakni 215.229 liter.

“Untuk harga minyak goreng curah di tingkat distributor Rp14.000 per liter, Rp15.500 per kg. Dan dari hasil pemantauan di beberapa pasar tradisional, harga rata-rata minyak goreng kemasan Rp25.000 per liter,” ujar Sri Utari, Jumat (8/4/2022) di sela-sela mendampingi Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, memantau harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Kreneng.

Bacaan Lainnya

Kadisperindag menjelaskan, dalam pendistribusian minyak goreng curah sesuai dengan instruksi Menteri Perindustrian No. 8 Tahun 2022 bahwa pelaku usaha di saat pembelian di tingkat distributor wajib membawa surat rekomendasi dari Disperindag.

Dalam fakta integritas ini disebutkan subdistributor wajib menjual minyak curah sesuai harga eceran tertinggi (HET), tidak boleh diekspor, dan dikhususkan kepada UKM/IKM. “Kami tandatangani fakta integritas dan kami keluarkan rekomendasi sebagai pengantar untuk mengambil minyak curah di distributor,” ujar Sri Utari.

Baca juga :  Permohonan Pengelolaan Hutan di Tamblingan Kembali Dibahas

Ia menambahkan, dalam bulan puasa tahun ini, bahan pokok terpenuhi kebutuhan masyarakat. “Hari ini kami turun lengkap bersama satgas pangan termasuk TPID ingin melihat langsung stabilitas harga, pendistribusian, dan kebutuhan bapok kepada masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan pada sejumlah pedagang di Pasar Kreneng, harga kebutuhan pokok masih stabil. Namun, menurut Jaya Negara terdapat kendala dengan stok minyak goreng curah dan harganya mengalami mengalami kenaikan.

Menurut Jaya Negara, stok minyak goreng curah di distributor yang ada di Pelabuhan Benoa masih mencukupi. Tetapi, karena adanya Peraturan Menteri Perdagangan, di mana diminta agar Disperindag mengeluarkan surat rekomendasi kepada subdistributor sehingga harus ada birokrasi dilakukan.

“Langkah ini telah disiapkan. Serta per hari ini akan kembali dilakukan pendistribusian kepada subdistributor serta agen-agen minyak goreng curah, sehingga kita harapkan pasokan minyak goreng curah ke para pedagang bisa kembali normal,” katanya.

Lebih lanjut Wali Kota mengatakan, pemantauan ini dilakukan dalam upaya untuk mengetahui dan menjaga stabilitas harga dan pasokan bapok. Di samping itu juga menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo dalam rapat paripurna bersama kementerian terkait dengan kebutuhan pokok di pasar tradisional.

Ia menambahkan, jumlah stok minyak goreng curah di tingkat distributor yakni 24.701 ton, dengan hitungan stok tersebut mencukupi kebutuhan dalam enam bulan ke depan.

“Kami berharap dengan kondisi stok minyak curah ini tidak menjadi kendala kebutuhan masyarakat. Setiap minggu dua kali Disperindag Kota Denpasar rutin melakukan pemantauan harga di pasar tradisional dan dilaporkan kepada Bank Indonesia. Langkah ini untuk menjaga tingkat inflasi yang terjadi di Kota Denpasar,” pungkas Jaya Negara. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.