Siswa Diminta Tetap Memakai Masker di Sekolah

SISWA SMPN 3 Denpasar disiplin memakai masker saat kegiatan belajar mengajar di kelas, Senin (16/1/2023). Foto: ist
SISWA SMPN 3 Denpasar disiplin memakai masker saat kegiatan belajar mengajar di kelas, Senin (16/1/2023). Foto: ist

DENPASAR – Mulai Senin (16/1/2023) kegiatan belajar mengajar mulai efektif setelah libur hampir empat pekan. Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar meminta jenjang satuan pendidikan mulai PAUD/TK hingga SMP tetap mewajibkan siswa dan tenaga pendidik serta kependidikan menggunakan masker di lingkungan sekolah, meski pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) telah berakhir.

‘’Pemakaian masker tetap. Sekarang kan kerumunan yang diperbolehkan tapi kalau pencegahan dengan masker di sekolah masih,’’ kata Kadisdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, Senin (16/1/2023).

Bacaan Lainnya

Menurut dia, penerapan protokol kesehatan, khususnya memakai masker serta budaya mencuci tangan penting dipertahankan untuk menjaga kesehatan peserta didik. Adapun aturan jaga jarak serta pengukuran suhu tubuh saat memasuki lingkungan sekolah, dikatakan Wiratama, sudah ditiadakan.

Satuan tugas (Satgas) pencegahan Covid-19 yang telah terbentuk di masing-masing satuan pendidikan tidak dibubarkan, namun menyerahkan tugas tersebut kepada pembina usaha kesehatan siswa (UKS). Wali kelas atau guru konseling, kata dia, tetap bertugas mengingatkan pentingnya protokol kesehatan (Prokes). ‘’Meski secara psikologis memang tidak ada lagi kepanikan, tapi kewaspadaan masih tetap perlu,’’ sambungnya. 

Wiratama juga menjelaskan masa pandemi Covid-19 telah membentuk kebiasaan baru di tengah lingkungan sekolah. Kebiasaan baru tersebut adalah perilaku hidup bersih dan Sehat (PHBS).

Baca juga :  Update Covid-19 di Bali: Pasien Sembuh Bertambah 140 Orang, Nihil Kasus Meninggal Dunia

Dia mengatakan saat PPKM dicabut PHBS tetap diterapkan di lingkungan sekolah. PHBS seperti mencuci tangan. ‘’Kita kan tetap memberlakukan prokes. Artinya PHBS itu tetap dijalankan di sekolah. PHBS sekarang jadi kultur atau kebiasaan di sekolah,’’ kata dia. 

Pantauan di sejumlah sekolah di Denpasar, siswa dan guru yang melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di kelas disiplin memakai masker. Hal itu dilakukan meski pemerintah telah melonggarkan aturan pemakaian masker. ‘’Kita tetap mengikuti turunan dari dinas. Jadi, tetap mewajibkan siswa dan guru pakai masker,’’ kata Kepala SMPN 3 Denpasar, I Gusti Ayu Putu Tirtawati. 

Setelah PPKM dicabut sekarang sudah tidak ada lagi pembatasan jumlah siswa. Selain itu, ekstrakulikuler juga sudah diperbolehkan untuk digelar kembali, kantin sekolah juga sudah dibuka normal.  ‘’Sudah berjalan seperti biasa cuma tetap kita pantau kalau ada siswa yang sakit kita beri dispensasi tidak mengikuti, agar bisa istirahat di rumah,’’ kata Tirtawati. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.