Simulasi Sengketa Pemilu Bawaslu Jembrana Terbaik

  • Whatsapp
SUASANA simulasi penyelesaian sengketa Pemilu yang dijalankan Bawaslu Jembrana bersama KPU Jembrana dengan supervisi dari Bawaslu Bali, Jumat (3/12/2021). Foto: hen
SUASANA simulasi penyelesaian sengketa Pemilu yang dijalankan Bawaslu Jembrana bersama KPU Jembrana dengan supervisi dari Bawaslu Bali, Jumat (3/12/2021). Foto: hen

JEMBRANA – Bawaslu Jembrana melangsungkan simulasi penyelesaian sengketa Pemilu di sekretariat Bawaslu Jembrana, Jumat (3/12/2021). Simulasi bersama KPU Jembrana itu sebagai antisipasi terjadinya sengketa pada Pemilu-Pilkada Serentak 2024 mendatang. Simulasi ini, menurut Bawaslu Bali, merupakan simulasi terbaik yang pernah dijalankan di jajaran Bawaslu kabupaten/kota.

Untuk diketahui, sengketa Pemilu merupakan rangkaian penyelesaian dan pemulihan atas terjadinya pelanggaran. Pelanggaran dapat terjadi sejak perencanaan, persiapan, tahapan hingga perhitungan suara hasil Pemilu. Karena Pemilu-Pilkada 2024 dijalankan serentak di seluruh Indonesia, Bawaslu Jembrana juga termasuk salah satu lembaga yang berwenang menyelesaikan sengketa pesta politik tersebut.

Bacaan Lainnya

Selain diikuti seluruh komisioner Bawaslu Jembrana, dalam simulasi itu juga hadir komisioner Bawaslu Bali, I Ketut Sunadra; dan Kabag HPPPS Bawaslu Bali, I Made Aji Swardana. Sunadra memberikan beberapa arahan mengenai simulasi persidangan penyelesaian sengketa Pemilu. Dia berujar kegiatan serupa bukan hanya dilaksanakan di Bawaslu Jembrana, tapi juga di semua kabupaten/Kota di Bali.

“Simulasi penyelesaian sengketa ini dijalankan berkaitan dengan menyiapkan Pemilu dan Pemilihan Serentak tahun 2024,” tegas Kordiv Penyelesaian Sengketa Bawaslu Bali tersebut.

Menyimak jalannya simulasi yang berlangsung, Sunadra tak segan memuji yang dilakukan Bawaslu Jembrana sebagai simulasi penyelesaian sengketa yang terbaik di Bali. Dia pun memberi beberapa catatan penting untuk Bawaslu Jembrana, salah satunya terkait penyampaian tawaran kepada para pihak pemohon dan termohon.

Baca juga :  Pariwisata Mandeg akibat Dampak Covid-19 di Bali, Apakah Masyarakat Otomatis Beralih ke Bidang Pertanian?

Ketua Bawaslu Jembrana, Pande Made Ady Muliawan, menambahkan, simulasi itu bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lembaganya dalam hal penyelesaian sengketa. Dia mendaku simulasi semacam itu dirasa membawa dampak positif bagi komisioner dan staf Bawaslu Jembrana. “Kami juga memperdalam skema persidangan penyelesaian sengketa Pemilu/Pemilihan ini guna mempersiapkan Pemilu/Pemilihan Serentak 2024,” terangnya menandaskan. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.