”Setetes Darah Untuk Kemanusiaan” di Tengah Pendemi Covid-19 dari Gerakan Pramuka

  • Whatsapp

DENPASAR – Berbagai kegiatan akan dilakukan dalam memperingati 59 Tahun Gerakan Pramuka. Salah satunya aksi kemanusian donor darah bertajuk ”Setetes Darah Untuk Kemanusiaan” yang digelar di Gedung Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali, Rabu (12/8/2020) mulai pukul 09.00 WITA sampai selesai.

Aksi ini, menurut Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, selain memperingati Hari Pramuka ke-59, juga panggilan kemanusian di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

”Kami berkomitmen ikut berperan dan terdepan bergerak dalam hal misi sosial dan kemanusiaan. Apalagi di tengah pandemi covid-19, stok ketersediaan darah di PMI tentu tidak boleh berkurang, karena kebutuhan darah tentu masih ada atau bahkan meningkat,” ujar Rentin, Jumat (7/8/2020).

Baca juga :  Pasar Gotong Royong Bantu Para Petani di Tengah Pandemi

Ditambahkan, prioritas utama aksi donor darah ini adalah insan dan anggota pramuka, tetapi tidak menutup kemungkinan jika publik, dan masyarakat umum ikut berpartisipasi. ”Mayarakat yang berminat, silakan daftar dengan mengisi form pendaftaran di tautan: bit.ly/DonorDarahKwardaBali,” ujar Rentin yang juga Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali.

Disisi lain, Rentin menyadari, dengan kondisi pandemi seperti ini tentu animo masyarakat untuk berdonor jelas menurun, karena ada kekhawatiran berinteraksi atau bahkan sangat disiplin menerapkan protokol kesehatan.

”Karena itu, target kami tidak muluk-muluk. Target kami tidak banyak, 59 orang pendonor, sama dengan peringatan Hari Pramuka tahun ini,” imbuh Kalaksa BPBD Bali ini.

Baca juga :  Sekolah Jangan Paksa Orangtua Buat Surat Pernyataan

Disamping donor darah, tambahnya, Kwarda juga melakukan beberapa rangkaian kegiatan seperti melaksanakan Renungan Suci (tanggal 13 Agustus 2020), Ulang Janji dan Ziarah Tabur Bunga di Taman Pujaan Bangsa Margarana dan tanggal 14 Agustus melaksanakan Upacara peringatan Hari Pramuka ke-59.

”Karena suasananya di tengah pandemi, maka semua kegiatan pastinya mengikuti protokol kesehatan,” pungkas Rentin. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.